31.1 C
Sidoarjo
Wednesday, July 15, 2026
spot_img

Pemkab Tulungagung Targetkan Cek Kesehatan Gratis 46 Persen di 2026

Kadinkes Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani.

Tulungagung, Bhirawa.
Pemkab Tulungagung melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menargetkan capaian cek kesehatan gratis (CKG) sampai 46 persen. Salah satu upaya dalam pencapaian target itu dengan melibatkan seluruh siswa sekolah di Tulungagung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardhani, Selasa (14/7), mengatakan sudah ada target capaian CKG pada tahun 2026 sebanyak 46 persen dari jumlah penduduk. “Karena itu, kami kejar target dan akan melakukan CKG serentak se-Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Ia mengakui saat ini jumlah warga yang telah melakukan CKG masih minim dan Tulungagung termasuk di jajaran 10 daerah terendah capaiannya di Jawa Timur. Diperkirakan sampai Juni 2026 baru mencapai 20 persen. “Tetapi, data 20 persen itu belum entry di akhir bulan,” terangnya.

Selanjutnya Desi Lusiana membeberkan jika pada hari Rabu (15/7) akan dilakukan rapat lintas sektoral terkait pelaksanaan CKG secara serentak untuk siswa sekolah se-Kabupaten Tulungagung . Rapat diselenggarakan oleh Pj Sekda Tulungagung, Tri Hariadi.

“Besok (Rabu, 15/7) diundang Bapak Sekda untuk rapat lintas sektor terkait CKG anak sekolah. Dan itu tidak memungkinkan (CKG) dilakukan saat MPLS karena padatnya jadwal. Nanti didiskusikan mekanisme pelaksanaannya,” paparnya.

Ia kembali menyebut kejar target untuk memaksimalkan capaian CKG harus segera dilakukan. Apalagi sudah ada perintah pula dari Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, untuk mempercepat pelaksanaan CKG secara serentak.

Berita Terkait :  Dinsos Provinsi Jatim Perkuat Sistem Keamanan dan Layanan Rehabilitasi

Menjawab pertanyaan, Desi Lusiana mengungkapkan jika sebagian siswa sudah ada yang melakukan CKG di sekolah. “Hanya biasanya disesuaikan dengan jadwal UKS,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menandaskan untuk lebih meningkatkan capaian CKG, setelah dilakukan CKG pada seluruh siswa sekolah, kegiatan selanjutnya akan difokuskan pada masyarakat umum yang tidak masuk pada kelompok-kelompok.

“Kalau yang masuk posyandu atau lansia kan sudah masuk sasaran. Yang tidak masuk kelompok itu yang akan menjadi target berikutnya,” pungkasnya. [wed.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!