27.2 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Tekan Stunting, UMM Terjunkan Mahasiswa KKN Gentaskin di NTT


Kota Malang, Bhirawa – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program prioritas nasional. Kampus Putih ini menerjunkan puluhan mahasiswa rumpun ilmu keperawatan dan kesehatan ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) guna mempercepat penurunan angka stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pelepasan delegasi mahasiswa ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gentaskin (Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif). Para mahasiswa terpilih dijadwalkan mengabdi langsung di tengah masyarakat pelosok NTT selama dua bulan penuh, terhitung sejak 8 Juli hingga September 2026 mendatang.

Kepala Divisi Pengabdian, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UMM, Dr. Arina Restian, M.Pd., menegaskan bahwa pengiriman delegasi ini merupakan wujud kontribusi aktif dan dukungan strategis dunia akademis terhadap program kerja pemerintah pusat.

“Melalui KKN Gentaskin ini, UMM berkontribusi langsung dalam gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan Ekstrem. Kehadiran mahasiswa di sana difokuskan untuk memperkuat sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga kelembagaan desa,” ujar Arina saat dikonfirmasi, Selasa (14/7).

Arina menambahkan, selama berada di lapangan, para mahasiswa tidak hanya sekadar memberikan penyuluhan normatif. Mereka dituntut mengeksekusi program pengabdian yang menyentuh langsung akar permasalahan di wilayah setempat dengan pendekatan kontekstual berbasis potensi desa serta hilirisasi iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi). “Kami menghadirkan solusi pengabdian langsung dan hilirisasi iptek. Fokus utamanya tentu pada edukasi gizi serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA),” imbuhnya.

Berita Terkait :  UKM Pramuka Unigoro Raih Juara I Lomba Wirausaha Lingkungan Dispora Jatim

Lima Klaster Program Strategis
Untuk memastikan program berjalan efektif dan terukur, para mahasiswa mengusung lima klaster program kerja terintegrasi di lapangan: Kesehatan Ibu & Anak (KIA): Melakukan pendampingan intensif bagi keluarga berisiko stunting serta menggalakkan kampanye kesehatan bersama Posyandu setempat.

Pemberdayaan Ekonomi: Melatih UMKM desa dalam pengolahan produk pangan lokal, memberikan literasi keuangan, hingga membimbing pemasaran digital. Sanitasi & Air Bersih: Mengedukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta mengupayakan inovasi teknologi tepat guna untuk akses air bersih.

Pendidikan & Literasi: Menginisiasi pojok baca desa dan menyelenggarakan kelas literasi dasar bagi anak-anak.

Penguatan Kelembagaan: Mendampingi penguatan kelembagaan lokal seperti BUMDes dan Karang Taruna agar program yang diinisiasi dapat berkelanjutan. Sebagai informasi, program KKN Gentaskin ini terlaksana berkat kolaborasi sinergis antara UMM dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta difasilitasi penuh oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII dan Wilayah XV.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi kemandirian masyarakat NTT, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh secara kesehatan maupun ekonomi. [mut.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!