27.2 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Dinsos Jatim Cek Sekolah Rakyat dan Lepas 35 Penerima

Kabupaten Pasuruan, Bhirawa. – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur, Dra. Restu Novi Widiani, M.M., melakukan serangkaian kegiatan di Kabupaten Pasuruan, Senin (13/7/2026), dengan memastikan kesiapan penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) di awal tahun ajaran 2026/2027 sekaligus melepas 35 penerima manfaat yang telah menyelesaikan program rehabilitasi sosial.

Kegiatan diawali dengan kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 2 Kota Pasuruan yang bertepatan dengan pelaksanaan hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dalam kesempatan itu, Restu Novi menyapa langsung para siswa dan memberikan motivasi agar mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan disiplin serta memanfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya.

Ia menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan. Karena itu, Dinsos Jatim memastikan seluruh siswa memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung mereka meraih masa depan yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan seluruh siswa mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mampu mendukung mereka meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Usai berdialog dengan para siswa, Restu Novi meninjau berbagai sarana dan prasarana di SRT 2 Kota Pasuruan, mulai dari ruang kelas, asrama siswa, hingga fasilitas penunjang penyelenggaraan pendidikan berbasis boarding school. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik sejak hari pertama sekolah.

Berita Terkait :  Perkenalkan Rupiah Bagian Sejarah Bangsa, BI Kolaborasi Pameran Lintas Museum

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Pasuruan. Di lokasi tersebut, ia meninjau langsung progres pembangunan yang telah memasuki tahap finishing guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kami berharap proses penyelesaian pembangunan dapat berjalan tepat waktu sehingga fasilitas ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui rangkaian peninjauan tersebut, Dinsos Jatim menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, baik melalui kesiapan operasional sekolah yang telah berjalan maupun percepatan penyelesaian pembangunan sekolah permanen sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Pada hari yang sama, Dinsos Jatim juga meluluskan 35 penerima manfaat dari UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (RSBD) dan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Rungu Wicara (RSBRW) Pasuruan. Kelulusan tersebut menandai berakhirnya masa rehabilitasi sekaligus menjadi awal bagi para penerima manfaat untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan kepercayaan diri.

Restu Novi mengatakan, program rehabilitasi dirancang untuk membentuk kemandirian penerima manfaat melalui pembinaan fisik, mental, sosial, serta pelatihan keterampilan yang diberikan secara terpadu.

“Kelulusan ini adalah awal untuk membangun masa depan yang lebih mandiri dan bermartabat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Dinsos Jatim menyerahkan bantuan KIP PPKS Jawara senilai Rp3 juta kepada masing-masing penerima manfaat dalam bentuk alat keterampilan sesuai minat mereka. Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal awal untuk mengembangkan usaha maupun menunjang aktivitas produktif setelah menyelesaikan masa rehabilitasi. [rac,hil.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!