30 C
Sidoarjo
Thursday, June 18, 2026
spot_img

Menhaj Serahkan Bantuan 17 Jemaah Haji Jombang Dari Pemerintah UEA

Jombang, Bhirawa – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Moch Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyerahkan bantuan kepada 17 orang jemaah haji dari Kabupaten Jombang di Pendapa Kabupaten Jombang, Kamis (18/06) bersamaan dengan penyambutan kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Jombang.

Bantuan yang diserahkan bersumber dari dana Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui salah satu yayasan yang disalurkan oleh Kementrian Haji dan Umrah RI. Dari 17 orang jemaah haji asal Kabupaten Jombang itu, masing-masing menerima bantuan sebesar Rp20 juta.

Total bantuan yang diberikan mencapai sekitar USD 190.000 atau setara Rp3,3 miliar, yang dibagikan kepada sekitar 150 jemaah haji terpilih se-Indonesia.

Menhaj RI, Moch Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan, penerima bantuan merupakan jemaah yang dinilai benar-benar membutuhkan.

“Mereka yang beruntung adalah Jemaah haji yang membutuhkan. Dari Jombang, tadi saya lihat ada pedagang kerupuk, pedagang asongan, pedagang es di pinggir jalan,” kata Menhaj RI.

Menhaj menegaskan, penyaluran bantuan tersebut tepat sasaran.

“Sesuai dengan siapa yang memerlukannya,” tutur Menhaj RI.

Menhaj juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang telah dipaparkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang.

Dia menyebutkan, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, terutama para petugas di lapangan.

“Alhamdulillah Pak Presiden memberikan apresiasi,” ujar Menhaj.

Berita Terkait :  Kepala Dikbud Sidoarjo Raih The Best Inspiring Leader of Change and Professional Figure of the Year

“Beliau juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, teruma para petugas haji yang luar biasa,” sambungnya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim menyampaikan, jemaah haji asal Kabupaten Jombang tiba di tanah air pada 17–18 Juni 2026. Kloter 60 dan 61 tiba pada 17 Juni 2026, kemudian kloter 62 dan 63 tiba pada 18 Juni di Pendapa Kabupaten Jombang.

Ilham Rohim menjelaskan, kloter 60 dan 61 membawa 535 jemaah, namun satu orang dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi menjelang kepulangan. Jemaah tersebut adalah Sukipan, warga Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, yang tergabung dalam Kloter 61.

“Almarhum meninggal sekitar pukul 01.00 waktu Arab Saudi setelah mengalami stroke, menjelang kepulangan ke tanah air,” jelasnya.

Sehingga, total jemaah haji asal Kabupaten Jombang yang meninggal dunia selama musim haji 2026 menjadi empat orang.

Selain Sukipan yang meninggal dunia akibat stroke, tiga lainnya yakni, Suyono (57) meninggal akibat syok kardiogenik di rumah sakit pada 9 Mei 2026, kemudian Hj Rubiansih binti Sumorejo yang meninggal karena pneumonia pada 30 Mei 2026, serta Hj Mauduah binti Sa’i yang meninggal di Saudi National Hospital Makkah pada 9 Juni 2026.

Ilham Rohim memastikan seluruh jemaah yang wafat tetap mendapatkan hak santunan asuransi sesuai regulasi yang berlaku, karena sudah termasuk dalam biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Berita Terkait :  ODGJ di Pilkada Serentak 2024, Menerobos Batas Kemanusiaan, Setara dalam Suara

Secara keseluruhan, sebanyak 1259 jemaah haji asal Kabupaten Jombang telah kembali ke tanah air secara bertahap, dari total 1263 jemaah yang diberangkatkan ke tanah suci.

Sementara itu, Bupati Jombang, Warsubi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali dengan selamat.

Bupati Jombang berharap seluruh ibadah yang dijalankan mendapat ridha Allah SWT dan para jemaah meraih predikat haji mabrur dan hajah mabrurah.

“Selamat datang kembali di Kabupaten Jombang. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadikan bapak-ibu sebagai haji dan hajah yang mabrur,” pungkasnya. [rif.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!