Pemkot Batu, Bhirawa
Proses pendalaman terhadap tiga kandidat calon Sekda definitif Kota Batu dilakukan Wali Kota Batu, Nurochman. Hal ini dilakukan Wali Kota selama tiga hari sejak Selasa (9/6).
Tahapan ini menjadi bagian akhir sebelum pemerintah daerah mengirimkan satu nama calon Sekda definitif ke Pemerintah Pusat.
“Kalau proses pendalaman ini membutuhkan tiga hari kerja, setidaknya pada Jumat (12/6) besok sudah bisa diberikan satu nama Sekda definitif,” ujar Nurochman saat dikonfirmasi, Rabu (10/6).
Ia menjelaskan bahwa ada tiga kandidat Sekda Definitif yang kini masuk ke majanya. Ketiga nama ini merupakan hasil rekomendasi dari hasil penjaringan yang telah dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kota Batu.
Diketahui tiga calon sekda yang kini menjadi kandidat kuat sekda definitif yaitu, Alfi Nurhidayat yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Arief As Siddiq yang kini Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Batu, serta Mohammad Nur Adhim yang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Batu.
Ketiga nama tersebut telah resmi diumumkan oleh Pansel JPTP Pemkot Batu melalui Pengumuman berbomor 800/016/PANSEL/35.79.502/2026. Pengumuman ini telah ditandatangani Ketua Pansel, Indah Wahyuni, pada 5 Juni 2026 lalu. Pengumuman dilakukan berdasarkan urutan alfabet dan tidak menunjukkan peringkat nilai masing-masing peserta.
“Tiga nama yang diumumkan oleh pansel merupakan putra-putra terbaik yang memiliki rekam jejak, kompetensi, dan integritas tinggi untuk mengabdi di Kota Batu,” ungkap Nurochman.
Dengan menerima kandidat- kandidat terbaik, , Wali Kota yang akrab disapa Cak Nur ini menegaskan akan melakukan pendalaman. Hal ini untuk menentukan satu nama yang akan direkomendasikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pendalaman ini menjadi momen penting mengingat Sekda merupakan jabatan strategis yang berperan sebagai koordinator seluruh perangkat daerah. Apalagi jabatan ini juga menjadi penghubung antara kebijakan kepala daerah dengan pelaksanaan birokrasi di lapangan. [nas.dre]


