Kabupaten Kediri, Bhirawa
Kebakaran melanda Puskesmas Tiron di Dusun Sambirejo, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Senin (1/6) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun bangunan dan fasilitas apotek mengalami kerusakan berat dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di area lemari es apotek yang berada di salah satu ruangan puskesmas.
”Penjaga Puskesmas mengetahui api sudah membesar di area lemari es apotek di salah satu ruangan yang diduga akibat korsleting listrik,” kata Kaleb.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Ulfa pada pukul 00.28 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol berangkat menuju lokasi pada pukul 00.33 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 00.41 WIB.
Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan dua unit armada Damkar Pos Grogol berkapasitas masing-masing 5.000 liter dengan lima personel. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan satu unit armada dari Pos Ngadiluwih serta satu unit armada Pemadam Kebakaran Kota Kediri.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman selama kurang lebih dua jam. Kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 WIB sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya.
Kaleb memastikan tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam kejadian ini. ”Untuk korban luka ringan, luka berat, maupun meninggal dunia nihil,” tegasnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada bangunan dan fasilitas apotek puskesmas. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp1 miliar. Namun, berkat penanganan cepat petugas gabungan, api berhasil dilokalisasi sehingga aset dan fasilitas puskesmas senilai kurang lebih Rp800 juta dapat diselamatkan dari kebakaran.
”Api berhasil dipadamkan sesuai SOP sehingga kebakaran tidak meluas dan aset yang masih bisa diselamatkan tetap terjaga,” tandas Kaleb. [van.nov.fen]


