Pamekasan Raih Rekor MURI
Pamekasan, Bhirawa
Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah RI (Mendikdasmen RI), Prof. Dr . Abdul Mu’ti, M.Ed, semarakan Senam Anak Indonesia Hebat, bersama 24.114 siswa, di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Minggu (24/5).
Puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, senam kolosal bersama siswa Taman Kanak-kanan, Sekolah Dasar, SLTP dan SLTA tingkat Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Pamekasan berhasil memecahkan rekor dan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
Senà m Anak Indonesia Hebat dengan kegembiraan diikuti pula pejabat Kemedikdasmen RI, Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono, Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurahman, Wabup Pamekasan, H. Sukriyanto, Ketua DPRD Pamekasan, Forkopimda Pamekasan, Sekdakab Pamekasan, Kepala Disdikbud Pamekasan, A. Basri Yulianto, Bupati/Walikota dan Kadisdikbud se Jawa Timur.
“Hari ini kita menjalani rasa bahagia karena kita menyaksikan pemecahan rekor MURI Senam Anak Indonesia Hebat dalam rangka Hardiknas 2026 tingkat provinsi Jawa Timur di Kabupaten Pamekasan. Sepatutnya kita mengucapkan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan limpahan taufik dan hidayahnya kepada kita sekalian,” ucap Bupati Kholilurahman.
Ia atas nama pemerintah kabupaten Pamekasan dan seluruh masyarakat Pamekasan menyampaikan selamat datang dan penghormatan setinggi-tinggi kepada bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dan Ibu Gubernur Jatim beserta rombongan di Bumi Gerbang Salam, Kota Pendidikan kabupaten Pamekasan.
Bupati menguat kembali, di Tahun 2010 pada Tanggal 24 Desember. Alhamdulillah, Menteri Pendidikan waktu itu bapak M. Nuh, berkenan melaunching Pamekasan sebagai Kota Pendidikan. Akan tetapi dari tahun ke tahun mulai redup. Kami sengaja menggunakan momentum puncak Hari Pendidikan Nasional ini, sebagai penggugah semangat dan semangat ulang.
“Sehingga kalau ada yang menyampaikan, bahwa acara pada hari pemborosan. Itu sangat tidak benar. Karena puncak Hardiknas entry poin,” tandasnya.
Dia pun meminta kepada Kadisdikbud Pamekasan untuk lebih giat lagi. Karena 100 lebih Plt Kepala SD. Bagaimana yang Plt bisa jadi definitif. Kalau ini bisa dilakukan berarti saudara mampu. Bila ini tidak bisa dilakukan berarti saudara tidak mampu mengemban amanat sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
Ke depannya, kepentingan pendidikan harus kita pacu bersama. Kegiatan hari merupakan kebanggaan dan penghormatan besar bagi kami karena kabupaten Pamekasan dipercaya tuan rumah acara puncak Hardiknas Propinsi Jawa Timur Tahun ini.
Kepercayaan ini selalu menjadi motivasi, sekaligus energi positif bagi kami untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Kabupaten Pamekasan selama ini dikenal sebagai salah satu kabupaten Pendidikan di pulau Madura. Satu-satu kabupaten diresmikan oleh bapak Menteri Pendidikan pada Tahun 2010.
Tradisi keilmuan, alhamdulillah tumbuh kuat melalui lembaga pendidikan yang formal, pesantren, madrasah, sekolah umum, hingga perguruan tinggi yang turut berkembang dan pusat pembentukan karakter generasi muda.
“Perlu kami laporkan bapak Menteri, bahwa pesantren, madrasah termasuk sekolah di Pamekasan yang mengajarkan agama. Alhamdulillah mencapai 500 lembaga. Perlu saya sampai untuk kelas VI SD yang sudah lulus. Itu harus bersamaan lulus uji kompetensi baca al quran. Ini resiko Pamekasan sebagai Kota Gerbang Salam,” tambah Kiai Kholil, panggilan akrab Bupati Pamekasan.
Sementara Mendikdasmen RI, Prof. Dr . Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan terima kasih kepada ibu Gubernur dan kepada pak Bupati Pamekasan atas penyelenggaraan puncak Hari Pendidikan Nasional yang sangat meriah pada pagi ini.
“Saya ucapkan selamat kepada pak Bupati atas penganugerahan pencapaian Musim Rekor Negara Indonesia. Memecahkan rekor Senam Anak Indonesia Hebat. Tadi pak bupati menyebut nomornya cantik 24.114 peserta. Kalau saya sebut pesertanya bisa lebih pak bupati,” ucapnya.
Dan ini sebuah capaian pak Bupati, komitmen ibu Gubernur dan seluruh jajaran bupati dan walikota serta dinas pendidikan Jawa Timur untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Mendikdasmen menyatakan, tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 dan 2026 tema sama. Yaitu menguatkan partisipasi semesta untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu untuk semua. Tema ini merupakan penjabaran dari amanat konstitusi UUD 1945, UU sistem pendidikan nasional dan Pasta Cita bapak Presiden Prabowo Subianto.
Astaga Cita yang ke 4, program-program bapak Presiden berkaitan langsung dengan bagaimana kita menciptakan generasi yang unggul, generasi yang hebat melalui pendidikan, kesehatan dan program-program teknologi.
Karena itu kami berterima kasih kepada pemerintah provinsi Jawa Timur, pak bupati pamekasan dan Bupati/Walikota se Jawa Timur kepada semua pihak yang selama ini telah bekerjasama dan bergotong royong, bahu membahu saling mengisi dalam rangka memberikan pendidikan yang bermutu untuk semua.
“Kami berterima kasih, masa kepemimpinan dua tahun ini sudah banyak hal yang kita kerjakan bersama dan sudah banyak capaian yang sudah kita saksikan dihadapan kita. Maka itu, sekali lagi saya mengajak agar di tahun-tahun yang akan datang kerjasama yang sudah terjalin sangat baik, tahun ini dapat kita tingkatkan untuk masa-masa yang akan datang,” pintanya.
Kedua, membangun generasi yang hebat, membangun generasi yang kuat. Generasi emas 2045 sebagai program bapak Presiden tentu tidak dapat wujud dengan mudah, semuanya harus kita ikhtiarkà n dengan sungguh-sungguh dan etos perjuangan, karena tanpa itu kita tidak bisa mencapai apa yang kita cita-citakan.
“Oleh karena itu, kita menyambut dengan ikhlas kegiatan pemecahan rekor MURI Senam Anak Indonesia Sehat yang menjadi bagian penting dari peringatan Hardiknas 2026 ini,” ujar Abdul Mu’ti.
Di acara itu, Mendikdasmen RI, Prof Dr. Abdul Mu’ti, didampingi Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurahman menyerahan Piagam kepada siswa, guru dan sekolah berprestasi. Kemudian peresmian dan penandatanganan prasasti bantuan revitalisasi satuan pendidikan, sekaligus pengarahan oleh Mendikdasmen RI, di SDN 1 Jalmak, Kecamatan Pamekasan. [din.kt]


