31.7 C
Sidoarjo
Thursday, May 21, 2026
spot_img

Kemendikdasmen Luncurkan Program SMK 3+1, Siapkan SDM Siap Kerja di Kancah Global

Surabaya, Bhirawa

Kemendikdasmen melalui  Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus meluncurkan program Kelas Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 sebagai langkah konkret pemerintah mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di tingkat global.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan program tersebut menjadi terobosan strategis untuk memperkuat kesiapan kerja lulusan SMK menuju dunia kerja internasional.

“Melalui Keputusan Menteri Nomor 64 Tahun 2026, Kemendikdasmen resmi mengimplementasikan pola SMK 3+1. Ini adalah langkah strategis berkelanjutan untuk memperkuat kesiapan kerja dan transisi dari sekolah menuju dunia kerja, baik jalur formal maupun nonformal,” ujar Tatang dalam kegiatan pelepasan 3.600 lulusan SMK dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5).

Dalam pola tersebut, siswa menjalani tiga tahun pendidikan reguler di sekolah dan satu tahun khusus penguatan kesiapan kerja. Pada tahap tersebut, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis berstandar global, tetapi juga kemampuan bahasa asing, pemahaman budaya kerja internasional, regulasi hukum negara tujuan, hingga perlindungan pekerja migran.

Menurut Tatang, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya menyiapkan SDM yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global. Program itu juga diharapkan mempercepat implementasi kebijakan link and match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

Berita Terkait :  Hadiri Sertijab, Gubernur Jatim Khofifah Ajak Siapkan Sekolah Keluarga Miskin

Tatang turut mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai konsisten memajukan pendidikan vokasi. Ia menyebut prestasi Jawa Timur yang berhasil meraih hattrick juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional serta rutin mengirimkan talenta terbaik ke ajang internasional World Skills Competition menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jawa Timur atas komitmennya memajukan pendidikan vokasi dan menyiapkan talenta-talenta terbaik di tingkat internasional,” katanya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 3.600 lulusan resmi dilepas untuk bekerja di luar negeri. Jumlah tersebut terdiri atas 3.000 alumni dari 411 SMK dan 600 alumni dari 30 lembaga kursus dan pelatihan.

Kepada para lulusan, Tatang berpesan agar menjaga nama baik Indonesia selama bekerja di luar negeri. Menurutnya, para lulusan bukan sekadar pekerja, tetapi juga duta bangsa yang membawa citra Indonesia di mata dunia.

“Ke mana pun melangkah di sektor hospitality, kesehatan, manufaktur, maupun jasa lainnya, bawalah nama baik Indonesia dengan kerja keras, disiplin, kejujuran, dan profesionalisme tinggi. Di luar negeri kalian bukan sekadar bekerja, tetapi mengemban amanah sebagai duta bangsa,” tegasnya. [ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!