28.4 C
Sidoarjo
Wednesday, May 20, 2026
spot_img

JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim Dampingi Anak Korban KDRT di Surabaya

Pemprov Jatim, Bhirawa
Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim melakukan pendampingan terhadap seorang anak perempuan korban dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kantor Kelurahan Menanggal,.

Korban berinisial KAA merupakan siswi kelas IX di Surabaya. Pendampingan dilakukan setelah adanya informasi dari TKSK Kecamatan Gayungan terkait kondisi korban yang datang ke Kantor Kelurahan Menanggal diantar oleh seorang teman dengan luka lebam pada bagian mata kiri.

Dalam penanganan kasus ini, tim melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, diantaranya Satpol PP, pihak sekolah, dan keluarga korban guna memperoleh keterangan yang utuh mengenai permasalahan yang terjadi.

Berdasarkan hasil asesmen, korban tinggal bersama sembilan orang dalam satu rumah berukuran sekitar 3 kali 8 meter dengan kondisi ekonomi keluarga yang terbatas. Ayah korban bekerja serabutan, sementara ibunya merupakan ibu rumah tangga. Salah satu kakak korban juga diketahui menderita kanker tulang.

Korban mengaku sudah beberapa kali meninggalkan rumah karena merasa tidak nyaman dan sering mendapatkan perlakuan kasar dari anggota keluarga. Di sisi lain, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sulit dinasihati sehingga kerap memicu emosi di dalam rumah tangga.

Selain persoalan keluarga, korban juga memiliki tunggakan kewajiban sekolah berupa pembayaran foto dan sewa seragam sebesar Rp200 ribu. Dalam proses pendampingan, biaya tersebut dibantu pelunasannya oleh JSC Tim Respon Kasus.

Berita Terkait :  Bupati Gatut Sunu Dampingi Kontingen Tulungagung Rebut Jawara Jumbara PMR Jatim 2025

Sebagai langkah perlindungan, hasil mediasi di Kantor Kelurahan Menanggal memutuskan korban diantar kembali ke rumah dengan pendampingan karena masih mengalami trauma terhadap perlakuan yang diterimanya.

JSC Tim Respon Kasus menegaskan, pendampingan dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keberlangsungan pendidikan anak tetap terjaga.

Nursoleh dari JSC Tim Respon Kasus menyampaikan, pihaknya berupaya menghadirkan solusi terbaik bagi anak dan keluarga. ”Yang terpenting memastikan anak itu tetap aman, tetap mendapatkan hak pendidikan, serta ada penguatan pengasuhan di dalam keluarga agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Dalam asesmen ini, keluarga juga menyampaikan sejumlah harapan bantuan, diantaranya Program Bedah Rumah, bantuan modal usaha, serta bantuan sosial bagi anak-anak dalam keluarga itu. Korban berharap tetap dapat melanjutkan aktivitasnya sebagai atlet futsal putri.

Pendampingan kasus ini menjadi bagian dari komitmen JSC Tim Respon Kasus Dinsos Jatim dalam memberikan perlindungan dan penanganan cepat terhadap anak yang membutuhkan perlindungan sosial. [rac.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!