28.8 C
Sidoarjo
Monday, May 18, 2026
spot_img

Dinsos Sidoarjo Evaluasi Penyaluran Bantuan bagi Disabilitas dan Lansia

Sidoarjo, Bhirawa
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Diana Ambarukmi SH mengatakan di Kecamatan Buduran ada 42 orang lanjut usia (Lansia) yang mendapat bantuan permakanan di tahun 2026 ini. Dirinya minta kepada perangkat desa, di kecamatan Buduran agar melaporkan kepada Dinas Sosial Sidoarjo, apabila ada Lansia yang meninggal dunia. Agar bantuan tersebut bisa disalurkan kepada Lansia lain yang juga membutuhkan.

“Di kecamatan Buduran ini dulu banyak temuan. Maka kami melakukan evaluasi bantuan sosialisasi bagi penyandang Disabilitas dan Lansia,” kata Diana, Senin (19/5) kemarin, kepada para perangkat desa di Kecamatan Buduran, di ruang rapat kantor Kecamatan Buduran.

Diana mengatakan pada tahun 2026 ini, di Kabupaten Sidoarjo ada total sebanyak 800 orang lansia yang mendapatkan bantuan permakanan dari Dinas Sosial Sidoarjo.Jumlah bantuan terbanyak saat ini ada di wilayah kecamatan Candi, ada 61 orang lansia. Bantuan disalurkan pada pagi hari dan siang hari. Satu kali bantuan permakanan itu nilainya setara Rp15.000. setiap penerima bantuan, kata Diana, ada SK nya. “Bila ada Pungli atas bantuan yang kami salurkan, Laporan kepada kami semua,” katanya tegas.

Pada Tahun 2027 nanti, kata Diana, bantuan permakanan di Kabupaten Sidoarjo ini dapat tambahan sebanyak 50 quota. Sehingga pada tahun 2027 nanti ada total 850 quota. Dinas Sosial Sidoarjo, kata Diana, juga menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa kursi roda. Ada sebanyak 124 bantuan yang dianggap tepat sasaran.

Berita Terkait :  Wakil Ketua DPRD Surabaya Turun Tangan Tengahi Sengketa Lahan Tambak Medokan Ayu

Bantuan yang dianggap tidak tepat, diantaranya karena penerima adalah keluarga perangkat desa dan keluarga ASN. Juga ditemukan, bantuan yang tersalurkan diberikan kepada orang yang bisa berjalan. “Terus kursinya mau dibuat apa, apa mau dijual, kalau seandainya mau dijual kok tega-teganya,” kata Diana.

Semua bantuan alat kesehatan untuk disabilitas kata Diana, permohonannya disilakan dikirim ke Dinas Sosial Sidoarjo. Memang diprioritaskan bagi warga yang berusia produktif, tujuannya agar mereka masih bisa kerja atau mencari nafkah.

Menurut Diana, kemiskinan ektrem di kabupaten Sidoarjo masih terjadi. Maka masyarakat bisa mengajukan bantuan kepada pemerintah. Untuk masalah perbaikan rumah tidak layak huni, bisa ditujukan kepada Bupati Sidoarjo, tembusan kepada Dinas Perkim dan BAZNAS Sidoarjo. Sementara untuk bantuan alat kesehatan, permohonan langsung bisa ditujukan kepada Dinas Sosial Sidoarjo. “Kami berharap bantuan yang kami berikan jangan salah sasaran, para perangkat desa sebagai petugas mohon bisa mendata penerima bantuan seakurat mungkin,” ujarnya.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, M.Kayan, mengatakan penerima bantuan di Kabupaten Sidoarjo agar secara berkala dievaluasi. Peranan perangkat desa sangat penting. Menurutnya, upaya pendataan perangkat desa yang benar ganjarannya adalah masuk surga. “Kalau masalah Anggaran, kami di dewan insya Allah akan membantu ,sesuai fungsi kami,” katanya dalam kesempatan itu.

Perangkat desa Sukorejo Kecamatan Buduran, Ahmad Zainuri, mengatakan di desanya masih juga ada Lansia yang perlu dibantu untuk Permakanan bagi Lansia. Karena masih ada juga Lansia dari keluarga kurang mampu yang perlu dibantu.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!