28 C
Sidoarjo
Tuesday, April 28, 2026
spot_img

DLH Kota Batu Tambah Fasilitas Integrasikan Pengolahan Sampah

Kota Batu,Bhirawa
Pemerintah Kota Batu terus berupaya mewujudkan zero waste city di Batu yang berstatus sebagai Kota Wisata. Untuk itu mereka mengintegrasikan pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya ini akan ditunjang dengan pembangunan fasilitas modern pengelolaan sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan dalam penanganan sampak di sektor hulu, pihaknya mewajibkan pengelolaan sampah tuntas di sumbernya. Hal ini diterapkan agar volume sisa sampah yang dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat ditekan. “Jika pengurangan sampah di sumbernya berjalan efektif, maka beban di hilir atau TPA akan jauh berkurang,” ujarnya, Selasa (28/4).

Sebagai langkah konkret di sektor hulu, DLH memproyeksikan pembangunan tiga unit TPS3R komunal baru. TPS3R yang akan direalisasikan pada tahun 2027 dibangun di Kelurahan Sisir, Kelurahan Temas, dan Pasar Induk Among Tani. Adapun setiap fasilitas dirancang memiliki kapasitas olah hingga 10 ton sampah per hari.

Khusus untuk di Pasar Induk Among Tani, sistem pengolahan akan menggunakan teknologi canggih Bio-Digester. Teknologi ini akan mengubah limbah organik pasar menjadi biogas sebagai energi alternatif, sekaligus menghasilkan pupuk cair dan padat berkualitas tinggi.

Sementara di sektor hilir, keberadaan TPA Tlekung akan ditransformasi menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Salah satu agenda besar yang disiapkan adalah program landfill mining atau penambangan sampah lama.

Berita Terkait :  Polres Gresik Wujudkan Layanan Inklusif dengan Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas

Saat ini, terdapat sekitar 135 ribu ton tumpukan sampah lama di TPA Tlekung yang akan diolah kembali. Program ini ditargetkan mampu memulihkan lahan seluas dua hektare. Kemudian lahan yang berhasil dipulihkan akan dimanfaatkan sebagai kawasan perkebunan rakyat.

Kemudian untuk mendukung operasional TPST, Pemkot Batu juga akan membangun hanggar baru untuk fasilitas incinerator atau mesin pembakaran sampah yang memanfaatkan suhu tinggi. Dan untuk mengirim minimal 50 ton sampah per hari, DLH akan menambah armada truk sampah menjadi 10 unit.

“Dengan menambah armada dump truck diharapkan sistem pengelolaan sampah di Kota Batu bisa semakin tangguh dan mandiri dari hulu hingga hilir,” tandas Dian.(nas.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!