28 C
Sidoarjo
Thursday, April 16, 2026
spot_img

431 Siswa dan Guru Ikuti Program Eduspoor KAI Daop 7 Madiun


Kota Madiun, Bhirawa
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus konsisten menanamkan budaya bertransportasi aman dan nyaman kepada generasi muda. Komitmen ini diwujudkan melalui rangkaian program Eduspoor yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa hingga Kamis (14-16 April 2026).

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh total 431 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping dari tiga lembaga pendidikan, yakni MIN 3 Ponorogo, KB TK Aisyiyah 3 Kota Madiun, dan SDIT An-Nur Walikukun. Selama tiga hari tersebut, para peserta diajak mengenal lebih dekat operasional kereta api serta memahami pentingnya menjaga keselamatan di lingkungan jalur KA.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari kepada awak media, Kamis (16/4/2026) menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup tata cara pembelian tiket melalui aplikasi resmi, proses boarding, hingga pengenalan berbagai profesi dan fasilitas layanan di stasiun maupun di atas rangkaian kereta api.

“Dalam kegiatan ini, penjelasan disampaikan langsung oleh Tim Angkutan Penumpang (Angpen) Daop 7 Madiun. Namun, poin utama yang kami tekankan adalah aspek keamanan dan keselamatan,” ujar Tohari.

Di sela-sela kegiatan, tim Humas Daop 7 Madiun juga memberikan sosialisasi mengenai bahaya vandalisme, seperti pelemparan batu ke arah kereta api yang sedang melaju, larangan bermain di sepanjang jalur serta keselamatan dan keamanan saat melintas di perlintasan sebidang baik yang dijaga dan tidak terjaga. Tohari menegaskan bahwa keselamatan adalah nilai mutlak bagi keselamatan dan keamanan perjalanan KA dan kesadaran tersebut harus dibangun secara berkelanjutan sejak usia dini.

Berita Terkait :  Lepas Kontingen Porprov, Pemkab Madiun Siapkan Reward Rp725 Juta

“Kami mengambil langkah proaktif dengan menyasar sekolah-sekolah di sekitar jalur KA secara berkesanambungan. Harapannya, para siswa tidak hanya mencintai kereta api sebagai moda transportasi, tetapi juga turut menjaga sarana dan prasarana KA sebagai aset bangsa,” lanjutnya.

Kegiatan Eduspoor dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab berhadiah souvenir menarik. Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa terhadap materi keselamatan, termasuk kewaspadaan saat berada di perlintasan sebidang. Selain fungsi edukasi, program ini juga menjadi upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan melalui pengelolaan kegiatan yang profesional.

Syarat dan Ketentuan Program Eduspoor: Tidak melayani Eduspoor pada masa long weekend dan tanggal merah. Hanya melayani Eduspoor di hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Layanan dapat diproses mulai H-4 sebelum keberangkatan (selama tempat duduk tersedia). Tidak diperkenankan melakukan request tempat duduk.

Minimal peserta: Kelas Eksekutif 10 orang, Kelas Ekonomi 20 orang. Sasaran peserta: Siswa mulai jenjang PAUD hingga SMA sederajat. Anak usia 3 tahun ke atas wajib memiliki tiket; anak di bawah 3 tahun gratis (kecuali jika ingin duduk sendiri).Penyelenggara wajib mengirimkan daftar Nama & NIK penumpang dalam format File Excel.Tiket yang telah dicetak tidak dapat diganti dengan nama lain pada hari keberangkatan. Pembatalan dan perubahan jadwal mengikuti ketentuan umum PT KAI (Persero). Kuota terbatas.

“Kami berharap melalui pendekatan yang bersahabat ini, para siswa dapat menjadi duta keselamatan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi semua,” pungkas Tohari. [dar.wwn]

Berita Terkait :  Pekik Salam Pancasila Bergaung di Kenduri Kebhinekaan, Ketua Komisi A : Masyarakat Jangan Mudah Terpolarisasi

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!