Kabupaten Probolinggo, Bhirawa
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna merespons meningkatnya keresahan masyarakat akibat maraknya aksi begal dan praktik penagihan oleh debt collector.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ke Polres Probolinggo serta Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Jumat (10/4).
Dalam pertemuan itu, Bupati Haris menampung aspirasi masyarakat sekaligus membahas strategi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci menciptakan kondisi daerah yang aman dan kondusif. Momentum silaturahmi Idul Fitri dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan dan unsur TNI.
“Keamanan menjadi tanggung jawab bersama. Forkopimda memiliki komitmen yang sama menjaga Kabupaten Probolinggo tetap kondusif,” ujar Haris.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Probolinggo akan menambah penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik rawan kejahatan. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas, terutama di wilayah minim pencahayaan.
Ia mengakui luasnya wilayah Kabupaten Probolinggo menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian keamanan. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara bertahap.
“Kami tidak akan tinggal diam. Penanganan begal maupun persoalan debt collector menjadi perhatian serius,” tegasnya.
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyatakan pihaknya telah melakukan penindakan terhadap sejumlah kasus kriminal. Beberapa pelaku telah diamankan dan pengembangan kasus masih terus dilakukan.
“Penanganan masih berjalan dan akan terus dikembangkan. Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kejari Kabupaten Probolinggo Mohammad Anggidigdo menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam merespons potensi peningkatan kriminalitas. Bahkan, pihaknya membuka peluang penuntutan lebih berat bagi pelaku kejahatan guna memberikan efek jera.
Penguatan koordinasi ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. [irf.dre]


