Halal Bihalal yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
DPR RI Jakarta, Bhirawa.
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian, mendorong penguatan kolaborasi antara wakil rakyat dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang utuh kepada masyarakat. Hal itu disampaikan dalam acara Halal Bihalal yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bersama Biro Pemberitaan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Dalam forum bertajuk “Halal Bihalal Memperkuat Kebersamaan Wartawan dan Anggota Dewan” tersebut, Kawendra menekankan pentingnya peran media dalam tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memberikan pemahaman yang komprehensif kepada publik terkait kerja-kerja parlemen.
“Kita bukan hanya berjuang menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan masyarakat memahami secara utuh apa yang telah dilakukan DPR, tanpa distorsi,” ujar Kawendra.
Ia juga mengapresiasi peran wartawan parlemen yang selama ini dinilai konsisten membantu menyuarakan berbagai aspirasi dan kerja legislasi anggota dewan, meski diakui tidak selalu mudah dalam praktiknya.
Dalam kesempatan itu, Kawendra yang berasal dari daerah pemilihan Jawa Timur IV (Jember-Lumajang) juga membuka ruang kolaborasi lebih luas antara DPR, mitra kerja, dan komunitas wartawan. Ia bahkan mendorong agar setiap inisiatif kerja sama yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat dapat didukung secara maksimal.
“Kalau ada kolaborasi yang bisa membawa manfaat, harus didukung secara optimal. Prinsipnya, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan lembaga dan mitra kerja DPR, termasuk dari sektor perbankan dan organisasi kewartawanan. Ketua Umum KWP, Ariawan, juga mendapat apresiasi atas berbagai program yang dinilai telah memperkuat sinergi antara media dan parlemen.
Menutup pernyataannya, Kawendra berharap kebersamaan antara DPR, MPR, DPD, dan insan pers dapat terus terjaga guna memperkuat fungsi komunikasi publik lembaga legislatif ke depan. [ira.hel].


