Tuban, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani kejadian banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Senin (2/3) mulai pukul 15.00 WIB hingga malam hari.
Banjir dilaporkan terjadi di beberapa titik, antara lain Desa Sumurgung, Desa Genangharjo, dan Desa Sambongrejo Kecamatan Semanding; Desa Ngrayung Kecamatan Plumpang; Desa Kapu dan Desa Mandirejo Kecamatan Merakurak; Desa Sumurgung Kecamatan Montong; serta Desa Prunggahankulon Kecamatan Semanding yang juga terdampak pohon tumbang menimpa rumah warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji menjelaskan, Tim Reaksi Cepat (TRC) segera diterjunkan setelah menerima laporan dari masyarakat.
”Begitu laporan masuk, personel langsung kami kerahkan untuk melakukan kaji cepat di lokasi, membantu evakuasi warga terdampak, serta berkoordinasi dengan TNI/Polri, perangkat kecamatan, desa, dan relawan,” ujarnya.
Menurut Sudarmaji, langkah darurat yang dilakukan meliputi asesmen rumah dan fasilitas umum terdampak, penyedotan air yang menggenangi permukiman, pembersihan lumpur sisa banjir. Selain itu, juga dilakukan normalisasi aliran sungai bersama warga dengan membersihkan material kayu dan sampah yang menyumbat pilar jembatan.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga terdampak dan membutuhkan pembersihan pascabanjir. Personel diterjunkan untuk membersihkan di MI Salafiyah, TK Salafiyah, SDN Sumurgung 1, SDN Ngrayung 1, serta SDN Genangharjo 2.
Kalaksa BPBD Tuban memastikan proses pembersihan terus dilakukan agar aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal. Dan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.
”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat. Sinergi dan gotong royong menjadi kunci percepatan pemulihan,” tegasnya.
Pemkab Tuban berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi potensi bencana, demi melindungi masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan. [hud.fen]


