26 C
Sidoarjo
Friday, March 13, 2026
spot_img

Waspada Hujan Ringan Hingga Lebat Guyur Mayoritas Kota RI

Jakarta, Bhirawa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang, hingga lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Jumat.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Prakirawan Ranika menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia Barat Daya Banten, Samudra Pasifik timur laut Papua, Samudra Hindia selatan Jawa Barat hingga pesisir selatan DIY, pesisir selatan Pulau Sumbawa hingga Sawu, Laut Flores dan Laut Arafuru

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni wilayah Bandar Lampung, Surabaya, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Makassar, dan Merauke.

Sementara itu beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu Medan, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Palangka Raya, Samarinda, Banjarmasin, Mataram, Kupang, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, antara lain wilayah Pekanbaru, Jambi, Serang, Pontianak, Ambon, dan Jayapura.

Sebelumnya pada Rabu (25/2) BMKG meminta pelaku pelayaran kapal logistik dan nelayan agar mewaspadai potensi gelombang laut tinggi hingga empat meter di perairan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 25-28 Februari 2026.

Berita Terkait :  Larangan Impor AS Bikin Nelayan dan Pengusaha Udang Resah

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo dalam keterangannya mengatakan peringatan dini tersebut dikeluarkan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat peningkatan tinggi gelombang.

Menurut dia, gelombang setinggi 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, NTB hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!