Situbondo, Bhirawa
Memasuki hari pertama Operasi Keselamatan Semeru 2026, tim gabungan (Timgab) yang terdiri dari jajaran Satlantas Polres Situbondo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dokkes Polres Situbondo menggelar pemeriksaan kesehatan sopir dan kru bus di terminal Situbondo, Selasa (3/2).
Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan kelayakan kendaraan (ramp check) serta pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi dan kru bus. Satu per satu armada bus yang masuk ke terminal diperiksa secara detail oleh petugas Uji Kir Dishub untuk memastikan kondisi pengereman, lampu, hingga kelaikan ban.
Di saat yang sama, para sopir bus diarahkan menuju pos kesehatan untuk menjalani pemeriksaan tekanan darah (TTV) hingga tes urine guna mendeteksi penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melalui Kasat Lantas AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjamin keamanan masyarakat yang menggunakan transportasi umum, sekaligus sebagai upaya cipta kondisi menjelang arus mudik lebaran mendatang.
“Keselamatan penumpang sangat bergantung pada kondisi fisik pengemudi dan kelaikan armada. Kami tidak ingin ada risiko sekecil apa pun di jalan raya. Dari hasil pemeriksaan kesehatan terhadap 14 pengemudi, ditemukan 5 orang mengalami hipertensi dan langsung kami berikan terapi serta edukasi. Sementara untuk tes narkoba, seluruhnya dinyatakan negatif,” ungkap AKP Nanang.
Lebih lanjut AKP Nanang mengimbau para sopir untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah. “Jangan mengejar setoran dengan mengabaikan keselamatan. Jika mengantuk, segera istirahat di rest area atau tempat yang aman,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para kru angkutan umum. Salah seorang sopir bus antarkota, Bambang (48), mengaku sangat mendukung adanya pemeriksaan kesehatan dan kendaraan secara gratis ini.
“Jujur kami merasa terbantu. Selain jadi tahu kondisi kesehatan sendiri, kami jadi lebih tenang saat di jalan karena armada sudah dinyatakan layak jalan oleh petugas. Ini demi keamanan kami dan juga para penumpang yang kami bawa,” ujar Bambang kemarin.
Berdasarkan hasil pantauan tim gabungan di lokasi, seluruh armada bus yang diperiksa dinyatakan layak jalan oleh petugas Dishub Situbondo. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan akan terus memantau kelaikan angkutan umum secara berkala selama masa Operasi Keselamatan Semeru 2026 berlangsung hingga 15 Februari mendatang.[awi.kt]

