29.1 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

Wujudkan Swasembada Pangan, Polres Pasuruan Gandeng Petani Kawal dari Hulu ke Hilir

Kabupaten Pasuruan, Bhirawa. – Komitmen jajaran kepolisian dalam mengawal program ketahanan pangan nasional di daerah terus dibuktikan secara nyata. Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan memperkuat barisan dengan menggandeng para petani yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Pasuruan Raya. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui audiensi hangat yang dihelat langsung di Sekretariat DPD Tani Merdeka Indonesia, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Senin (2/11). Pertemuan itu, menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dalam mengamankan sektor agraris dari ancaman penyelewengan.

Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Pasuruan Raya, Winaryo, secara terbuka menyampaikan apresiasi tinggi kepada Korps Bhayangkara. Menurutnya, langkah sigap Polres Pasuruan yang belum lama ini sukses membongkar kasus penyelewengan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Kecamatan Beji patut diacungi jempol.

Bagi para petani, penegakan hukum yang tegas terhadap praktik-praktik kotor semacam itu memberikan angin segar sekaligus rasa aman. “Kami siap mendukung Polri dalam mengungkap berbagai penyimpangan di sektor pertanian. Tentu apresiasi tinggi, bisa mengungkap kasus penyelewengan kasus beras di Kecamatan Beji,” tegas Winaryo.

Ia berharap, sapu bersih terhadap penyelewengan pangan tidak berhenti di tengah jalan. Penegakan hukum yang tuntas diyakini mampu menjaga stabilitas stok serta keterjangkauan harga pangan di pasaran agar tidak merugikan masyarakat luas maupun petani di tingkat bawah. “Ini untuk menjaga stabilitas stok sekaligus keterjangkauan masyarakat luas di tingkat petani,” papar Winaryo.

Berita Terkait :  Iduladha 1447 H, Polres Situbondo Berbagi 1.300 Paket Daging Qurban Untuk Warga

Menanggapi dukungan penuh tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menyambut positif sinergi yang terjalin. Perwira menengah dengan melati dua di pundak ini menegaskan komitmen lembaganya untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan di sektor pertanian.

Pihaknya memastikan penanganan kasus penyelewengan beras SPHP akan terus dikembangkan hingga tuntas. “Polri akan terus bersinergi dengan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus melakukan penegakan hukum terhadap segala bentuk penyelewengan yang merugikan petani dan masyarakat,” tandas Irawan Setyono.

Tidak sekadar membahas penegakan hukum, pertemuan strategis tersebut juga membedah berbagai persoalan krusial yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup petani dari hulu hingga hilir. Mulai dari optimalisasi mekanisme penyerapan hasil panen oleh Perum Bulog dan jaringan penggilingan padi, pengawasan ketat rantai pasok pupuk bersubsidi, hingga proyeksi pemenuhan kebutuhan penyaluran beras bagi sekitar 14.500 jiwa yang mencakup wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang.

Sebagai wujud nyata kemitraan yang erat, rangkaian acara turut diwarnai dengan penyerahan hasil panen padi secara simbolis dari petani kepada Kapolres Pasuruan. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula bantuan penunjang produktivitas berupa pupuk, enzim, serta vitamin tanaman kepada perwakilan petani.

Pertemuan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng, sesi foto bersama, serta ramah tamah penuh keakraban. “Dari kolaborasi solid antara aparat penegak hukum dan kelompok tani ini, asa untuk mewujudkan swasembada pangan yang bersih, kuat dan menyejahterakan petani di Kabupaten Pasuruan semakin terbuka lebar,” ucap Irawan.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!