Kab Malang, Bhirawa – Informasi akan dibukanya jalur bus Trans Jatim Koridor 2 Terminal Arjosari, Kota Malang menuju Terminal Talangagung, Kota Kepanjen, Kabupaten Malang oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Jatim), disambut baik oleh warga Kabupaten Malang.
Karena moda transportasi tersebut telah memberikan pelayanan angkutan umum yang nyaman dan aman, serta telah memiliki tarif yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp 5 ribu, baik jauh maupun dekat.
“Kami menyambut baik rencana dibukanya jalur bus Trans Jatim Koridor 2 Terminal Arjosari Malang-Talangagung Kepanjen. Sehingga dengan hadirnya Trans Jatim tersebut, maka pemerintah benar-benar hadir dalam pelayanan moda transportasi yang nyaman dan aman, tiketnya sangat terjangkau, dan tidak memberatkan masyarakat,” kata salah satu warga dari Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang Haryono, Selasa (16/6), kepada Bhirawa.
Dijelaskan, saat ini moda transportasi angkutan umum yang ada di wilayah Kabupaten Malang sudah waktunya diremajakan. Karena rata-rata kondisi angkutan umum sekarang kondisinya sangat usang, sehingga masyarakat enggan menggunakan angkutan umum. Kini rata-rata warga sudah memiliki kendaraan sepeda motor sendiri, dan saat berangkat bekerja maupun pulang kerja tidak lagi menggunakan angkutan umum. Begitu juga, siswa sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berangkat sekolah dan pulang menggunakan sepeda motor sendiri.
“Namun, dengan rencana jalur bus Jatim Trans Terminal Arjosari Malang-Terminal Talangagung Kepanjen, tentunya mendapatkan sambutan yang cukup baik. Karena dengan kehadiran bus Trans Jatim itu memang ditunggu-tunggu masyarakat Kabupaten Malang,” ujar Haryono.
Kepala Seksi (Kasi) Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim Cito Eko Yuly Saputro membenarkan, jika Dinas Perhubungan Provinsi Jatim akan membuka jalur baru Trans Jatim Koridor 2 Terminal Arjosari-Talangagung. Untuk saat ini, pihaknya telah melakukan proses persiapan,m yang kini telah memasuki tahap akhir. Dan jika berjalan sesuai rencana, maka rute baru ini ditargetkan resmi melayani masyarakat, pada Oktober 2026 mendatang.
“Penambahan rute bus Trans Jatim di Malang Koridor 2 sudah final, rencana estimasi akan dioperasionalkan pada bulan Oktober atas seizin Gubernur Jatim dan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi Jatim,” ujarnya.
Dia menjelaskan, bus Trans Jatim Koridor 1 berbeda dengan Koridor 2, karena dirancang untuk menjangkau sisi timur Kota Malang dan Malang Selatan yang selama ini belum tersentuh layanan bus Trans Jatim. Untuk titik keberangkatan dan tujuannya, yakni untuk Titik Keberangkatan (Origin) dari Terminal Talangagung, Kepanjen, transit di Terminal Hamid Rusdi Kota Malang, dan untuk titik Akhir (Destination) Terminal Arjosari Kota Malang.
Meskipun titik awal dan akhir sudah dikunci, Dishub Jatim masih mematangkan detail ruas jalan spesifik yang akan dilalui. Rapat teknis finalisasi jalur dijadwalkan berlangsung pada Rabu (17/6) besok.
“Untuk memastikan kelancaran operasional di jalur baru tersebut, Dishub Jatim telah menyiapkan armada dengan skema yang sama seperti koridor pendahulunya, yakni terdapat 14 unit bus operasional, juga terdapat 1 unit bus Cadangan, dan totalnya sebanyak total ada sebanyak 15 armada bus,” tandas Cipto. [cyn.kt]


