32 C
Sidoarjo
Tuesday, May 26, 2026
spot_img

Wali Kota Kediri Tinjau Rumah Tidak Layak Huni yang Direnovasi Secara Swadaya

Kediri, Bhirawa

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meninjau rumah milik Sukamto, warga Kelurahan Pocanan, yang telah selesai direnovasi melalui bantuan swadaya masyarakat, Selasa (26/5). Rumah yang sebelumnya tidak layak huni itu kini telah diperbaiki agar lebih aman dan nyaman ditempati.

Dalam kunjungan tersebut, Vinanda juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan tidur, seperti kasur, bantal, guling, serta kipas angin. Sukamto diketahui tinggal bersama istri dan seorang cucunya.

“Hari ini saya mengunjungi salah satu rumah warga yang sebelumnya kami terima laporannya dari masyarakat sekitar karena kondisinya tidak layak huni. Setelah kami survei, memang rumahnya belum memiliki SHM dan kondisinya memprihatinkan. Akhirnya kami berdiskusi dan renovasi dilakukan melalui swadaya,” kata Vinanda.

Ia menjelaskan, renovasi rumah dilakukan secara gotong royong melibatkan camat, lurah, Forkopimcam, Pramuka, serta masyarakat sekitar. Dari penggalangan swadaya tersebut terkumpul dana sekitar Rp20 juta untuk memperbaiki sejumlah bagian rumah, termasuk kamar tidur.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membuat Sukamto dan keluarganya hidup lebih layak. Vinanda juga mengaku akan membantu renovasi kamar cucu Sukamto secara pribadi karena dinilai masih kurang memadai.

“Alhamdulillah kami bisa membantu peralatan tidur. Tadi saya lihat kamar cucunya masih kurang layak, sehingga saya akan bantu renovasi secara pribadi. Dari pemerintah juga ada bantuan sosial,” ujarnya.

Selain renovasi rumah, Pemerintah Kota Kediri juga akan memfasilitasi cucu Sukamto, Okta, untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah nonformal. Sebelumnya, Okta sempat menempuh pendidikan hingga jenjang sekolah dasar.

Berita Terkait :  Tingkatkan Pendapatan, UPT BLK Situbondo Intens Bina Sentra Pengrajin Keterampilan Batik

“Kami akan fasilitasi sekolah nonformal agar Mbak Okta bisa memperoleh ijazah setara SMP dan SMA. Semangatnya untuk melanjutkan sekolah cukup besar, dan sekolah nonformal ini lebih fleksibel waktunya,” ungkap Vinanda.

Camat Kota Kediri Agus Suharyanto menambahkan, bantuan renovasi rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai Forkopimcam, Koramil, kelurahan, OPD, Pramuka, hingga masyarakat.

Menurut Agus, renovasi dilakukan karena kondisi rumah dinilai sudah tidak layak huni. Perbaikan meliputi plafon, kusen, jendela, pintu, dinding, hingga pemasangan lantai keramik. Proses pengerjaan berlangsung sekitar dua pekan.

“Ini kami kerjakan secara gotong royong atas dasar kemanusiaan. Kolaborasi antara Forkopimcam dan seluruh elemen masyarakat ini seperti semangat Jumat Berkah, ketika ada warga membutuhkan kami siap membantu,” terangnya.

Sementara itu, Sukamto mengaku bersyukur rumahnya kini menjadi lebih layak ditempati. Sebelum direnovasi, rumah tersebut sering bocor saat hujan turun.

“Saya bersyukur bisa dibantu. Rumah yang kami tempati sekarang jadi lebih layak. Terima kasih atas bantuannya,” ucapnya. [van.nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!