27.8 C
Sidoarjo
Friday, July 17, 2026
spot_img

Jawab Fraksi DPRD, Wali Kota Kediri Fokus Tingkatkan PAD dan Kinerja BUMD

Wali Kota Kediri Vinanda saat menjawab pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 dalam rapat paripurna di BKPSDM Kota Kediri, Jumat (17/7).

Pemkot Kediri, Bhirawa.
Pemerintah Kota Kediri menegaskan komitmennya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kinerja badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai upaya meningkatkan kemampuan fiskal dan pelayanan publik.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD di BKPSDM Kota Kediri, Jumat (17/7).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Firdaus. Sebelum penyampaian jawaban wali kota, tujuh fraksi DPRD terlebih dahulu menyampaikan pandangan umum atas raperda tersebut.

Dalam pemaparannya, Vinanda menjelaskan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan PAD sekaligus menekan potensi kebocoran penerimaan. Langkah yang ditempuh antara lain melalui pemutakhiran data objek pajak dan retribusi, penerapan sistem pembayaran nontunai, pemanfaatan sistem pemantauan transaksi secara real time, pemasangan alat monitoring transaksi (tax mapper), serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi melalui edukasi, sosialisasi, penegakan regulasi, dan pemeriksaan.

“Pemerintah daerah terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah dan meminimalisasi kebocoran melalui penguatan pendataan, digitalisasi pembayaran, pemanfaatan sistem monitoring, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak dan wajib retribusi,” ujar Vinanda.

Di sisi lain, Pemkot Kediri juga mendorong peningkatan kontribusi BUMD terhadap PAD melalui penguatan layanan kepada masyarakat. Upaya yang dilakukan meliputi pengembangan layanan digital, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, optimalisasi aset perusahaan, pengembangan produk dan jasa baru, perluasan kerja sama, serta transformasi tata kelola perusahaan agar lebih profesional, efisien, dan berkelanjutan.

Berita Terkait :  Komunitas Ojek Online Surabaya Deklarasi Dukung Risma-Gus Hans: Resik-resik Jawa Timur!

Menurut Vinanda, Perumda Pasar telah melampaui target kontribusi PAD pada tahun anggaran sebelumnya sehingga capaian tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi pelayanan serta pengelolaan usaha.

“Secara umum Pemerintah Kota Kediri senantiasa melakukan evaluasi kinerja BUMD melalui penetapan indikator kinerja yang terukur, monitoring berkala, evaluasi terhadap pencapaian target perusahaan, serta penguatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik sehingga BUMD mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” terangnya.

Selain itu, Vinanda juga memaparkan capaian misi pembangunan daerah. Pada misi Maju, sejumlah indikator seperti indeks gini, kontribusi sektor strategis perdagangan, pertanian dan perikanan terhadap PDRB, indeks daya saing daerah, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terbuka pada 2025 disebut masuk kategori sangat tinggi. Sementara pertumbuhan ekonomi nonindustri pengolahan mencapai 7,33 persen dengan proporsi PDRB nonindustri pengolahan meningkat 1,09 persen.

Adapun pada misi Produktif, indikator indeks pembangunan manusia, indeks kesehatan, indeks pendidikan, serta indeks pembangunan gender pada 2025 juga berada pada kategori sangat tinggi.

Menanggapi keterbatasan kapasitas tempat pembuangan akhir (TPA), Vinanda menyebut Pemkot Kediri mengoptimalkan pengurangan sampah melalui TPS3R, meningkatkan peran bank sampah, serta memperkuat sistem pemilahan sampah sejak dari sumbernya.[van,nov.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!