32.2 C
Sidoarjo
Thursday, June 25, 2026
spot_img

Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat, Kecamatan Jangkar Hidupkan Kembali TPI Jadi Pasar Rakyat

Situbondo, Bhirawa – Setelah bertahun tahun  tak beroperasi, kini Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Situbondo, resmi beroperasi kembali. Upaya ini tidak sekadar menghidupkan transaksi ikan, Pemerintah Kecamatan Jangkar juga bersiap menyulap kawasan ini menjadi pasar rakyat sekaligus menguji coba operasional pabrik es batu guna mendukung kebutuhan nelayan dan pedagang.

Camat Jangkar, Lina Yuriyana Soeherman, memaparkan,  pengelolaan TPI kini dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Jangkar dan KUD Minaharta. Langkah aktivasi ini diambil untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dan membuka lapangan usaha baru.

“Ya kami patut bersyukur, kegiatan TPI ini kembali beroperasi dan berjalan lancar. Kemarin kami sudah menandatangani kesepakatan bahwa mulai hari ini pengoperasian TPI Jangkar dikelola bersama oleh pihak kecamatan dan KUD Minaharta,” aku Yurin, sapaan akrab Camat Jangkar.

Yurin menambahkan, kawasan TPI tidak akan terbatas pada aktivitas jual beli hasil laut saja. Mengingat Kecamatan Jangkar belum memiliki pasar yang memadai, area tersebut akan dikembangkan menjadi pasar rakyat untuk memutar roda ekonomi warga. Ia berharap nantinya ada pedagang sayur, sembako, hingga buah-buahan yang ikut berjualan di sana.

Disisi lain, demi untuk menarik kunjungan warga, pihak kecamatan memperpanjang masa operasional wahana permainan anak di kawasan TPI selama 10 hari ke depan secara gratis. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aktifnya kembali TPI Jangkar.

Berita Terkait :  Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PLN UIT JBM Kumpulkan 1,5 Ton Sampah melalui Bersih Sungai Mantoro

“Agar suasananya  ramai, saya minta wahana diperpanjang 10 hari gratis tanpa pungutan biaya apa pun demi mendukung program TPI,” ungkap Yurin.

Selain menyusun program kerja bersama KUD Minaharta, lanjut dia, untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 2 juta hingga akhir tahun 2026, pihak kecamatan juga bersiap mengoperasikan pabrik es batu di lokasi tersebut.

“Selama masa uji coba satu bulan, seluruh biaya operasional pabrik akan ditanggung oleh Dinas Peternakan dan Perikanan. Hasil uji coba ini nantinya menjadi bahan evaluasi untuk menentukan keberlanjutan dan efisiensi pengelolaan,” tutur mantan Sekretaris Bapenda Kabupaten Situbondo itu.

Tak cukup itu, ujar Yurin, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga berencana menggelar berbagai acara yang melibatkan pelaku UMKM di kawasan TPI agar pusat ekonomi baru ini semakin dikenal luas.

Pengoperasian kembali TPI Jangkar juga mendapatkan sambutan positif dari perwakilan pedagang TPI Jangkar, Ainur Roziqin. Ia mengaku bersyukur atas diaktifkannya kembali tempat pelelangan tersebut. Menurutnya, keberadaan TPI yang terpusat akan sangat memudahkan transaksi hasil tangkapan dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Dengan  aktifnya kembali TPI ini kami sangat bersyukur sekali. Ini karena sangat membantu nelayan dan pedagang karena aktivitas jual beli ikan kini menjadi lebih mudah dan terpusat,” pungkas mantan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo itu. [awi.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!