31.7 C
Sidoarjo
Wednesday, June 10, 2026
spot_img

Tinjau Trial Pengaspalan di Grujugan, Wabup Bondowoso Pastikan Kualitas Jalan Sesuai Standar

Pemkab Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat sekaligus memeratakan pembangunan infrastruktur jalan guna mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kualitas pekerjaan, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, melakukan monitoring proses uji coba pengaspalan (trial pengaspalan) di Jalan HOS Cokroaminoto dan kawasan Tegalmijin, Kecamatan Grujugan, Sabtu (23/5).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso, Nunung Setianingsih, Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Bina Konstruksi (BSBK) Bondowoso, Ansori, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bondowoso, Dwi Wahyudi.

Uji coba pengaspalan dilakukan pada dua titik ruas jalan strategis dengan total panjang 100 meter, masing-masing sepanjang 50 meter.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kualitas material, ketebalan lapisan aspal, suhu gelar, hingga metode pemadatan yang digunakan telah memenuhi standar teknis dan spesifikasi mutu sebelum pekerjaan dilanjutkan pada volume yang lebih besar.

Di sela-sela peninjauan, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan yang berkualitas merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Oleh karena itu, pengawasan secara langsung di lapangan dinilai penting guna memastikan hasil pembangunan memiliki daya tahan yang baik dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat pengguna jalan.

Berita Terkait :  TNI-Polri Kawal Penyaluran BLT-DD Tahap IV di Desa Patemon Situbondo

“Kami turun langsung bersama tim teknis dari Dinas BSBK untuk melihat proses trial pengaspalan di kawasan HOS Cokroaminoto dan Tegalmijin, Kecamatan Grujugan,”ungkapnya.

Menurutnya, trial sepanjang 100 meter ini menjadi tolok ukur kelayakan. Kami ingin memastikan kualitas pengerjaan berada pada level terbaik.

“Infrastruktur ini dibangun menggunakan APBD atau uang rakyat, sehingga manfaatnya harus kembali kepada masyarakat dengan kualitas yang maksimal,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, menjelaskan bahwa hasil uji coba pengaspalan akan dievaluasi melalui pengujian laboratorium menggunakan metode core drill.

Kata dia, metode tersebut digunakan untuk mengukur ketebalan dan tingkat kepadatan lapisan aspal yang telah dikerjakan di lapangan.

“Apabila hasil pengujian menunjukkan bahwa pekerjaan telah memenuhi standar yang ditetapkan, maka pengerjaan sisa volume jalan akan segera dilanjutkan,”ujarnya.

Dijelaskannya, bahwa ruas Jalan HOS Cokroaminoto dan kawasan Tegalmijin merupakan jalur vital yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, pertanian, hingga perdagangan.

Karena itu, peningkatan kualitas jalan di kawasan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

“Serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Grujugan dan sekitarnya,”terangnya.

Kata dia, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Selain itu, pemerintah menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pengerjaan terdapat gangguan sementara terhadap arus lalu lintas.

Berita Terkait :  Viral Tayangan Trans7, Gus Ulib: Tidak Ada Kerja Paksa di Pesantren!

“Melalui pengawasan yang ketat dan pengujian teknis yang terukur, kami berharap pembangunan infrastruktur jalan dapat berjalan optimal, tepat mutu, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,”tandasnya.

Untuk di ketahui bahwa, Kehadiran Plt. Asisten II, Dinas BSBK, serta Dinas Kominfo dalam monitoring tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antarorganisasi perangkat daerah dalam mengawal pelaksanaan pembangunan.

Dinas BSBK bertugas melakukan pengawasan dari aspek teknis dan kelayakan konstruksi, sementara Dinas Kominfo memastikan keterbukaan informasi publik agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan pembangunan secara transparan. [san.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!