Pemprov Jatim, Bhirawa. – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Pasuruan Dinas Sosial (Dinsos) Jatim Terima Rujukan Lansia Terlantar dengan berkolaborasi bersama Dinsos Kabupaten Gresik.
Rujukan Penerima Manfaat dilakukan Dinas Sosial Kabupaten Gresik yang dilakukan ke UPT PSTW Pasuruan dan diterima Kasi Bimbingan Sosial, Amir Syarifuddin SSos bersama Kasi Pelayanan Sosial Riri Putri Ramadani SSos didampingi pekerja social, serta petugas kesehatan.
Penerima manfaat yang dirujuk merupakan seorang perempuan Lanjut Usia bernama Mbah Sumarlina berusia 92 tahun yang terlantar hidup sebatang kara di kos-kosan, dibiayai santunan masyarakat sehingga memerlukan pelayanan serta perawatan di lingkungan UPT PSTW Pasuruan.
Setibanya di UPT PSTW Pasuruan, penerima manfaat diterima Kasi Bimbingan Sosial dan Kasi Pelayanan Sosial selanjutnya menjalani proses asesmen awal untuk mengetahui kondisi kesehatan, kebutuhan perawatan, serta pelayanan yang akan diberikan oleh Pekerja Sosial dan Petugas Kesehatan.
Berdasarkan hasil pengamatan awal, lansia tersebut memiliki kondisi fisik yang memerlukan bantuan tongkat untuk beraktivitas dengan kondisi kaki mengalami bengkak kemerahan sehingga memerlukan juga perawatan untuk penyembuhan. Dari Hasil asesmen awal telah diketahui bahwa PM mengalami kepikunan, sehingga membutuhkan pendampingan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Plt Kepala UPT PSTW Pasuruan, Kusuma Atmadja SSos melalui Kasi Bimbingan Sosial Amir Syarifuddin SSos menyampaikan bahwa kolaborasi melakukan rujukan Lansia Terlantar ini merupakan bagian dari Upaya Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur melakukan penanganan terhadap Lansia Terlantar.
‘’Kami selalu berupaya merespon laporan dari masyarakat tentang Lansia terlantar dan menjalin kolaborasi dengan Dinsos kota/kabupaten setempat untuk menangani lansia terlantar dengan memberikan perlindungan dan pelayanan kepada Lansia tersebut agar memperoleh hak atas perawatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta lingkungan yang aman dan nyaman sesuai dengan kebutuhannya,’’ tuturnya.
Selanjutnya, Mbah Sumarlina diantar menuju wisma yang telah disiapkan sesuai kondisi Mbah Sumarlina, pihak Dinas Sosial Kabupaten Gresik dan pihak gereja, turut serta mengantarkan ke wisma tempat tinggal yang baru dan berkenalan dengan teman-temannya didampingi pembimbing wisma. [rac.fen]


