Eskavator saat membongkar sejumlah kios untuk diratakan dengan tanah di sepan Stasiun Tulungagung, Rabu (12/8).
Tulungagung, Bhirawa. – PT KAI Daop 7 Madiun melakukan pembongkaran puluhan kios di depan Stasiun Tulungagung dengan menggunakan eskavator. Pembongkaran sampai rata tanah itu merupakan tahap awal dari rencana pengembangan Stasiun Tulungagung.
“Saat ini adalah tahap awal pelaksanaan pengembangan Stasiun Tulungagung. Ini kita persiapkan, termasuk mengclearkan (membereskan) area yang ada di depan stasiun, termasuk kios,” ujar Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, di sela pembongkaran kios di depan Stasiun Tulungagung, Rabu (12/8).
Ia menyebut bangunan kios yang dibongkar dan diratakan dengan tanah tersebut sudah habis masa kontraknya dari penyewa. “Karena itu kami bongkar. Meski juga ada penyewa yang melalukan pembongkaran sendiri,” sambungnya.
Tohari selanjutnya membeberkan jumlah kios yang dibongkar semuanya sebanyak 84 kios. Sebagian besar kios tersebut sudah habis masa kontraknya dan sebagian lainnya masih belum habis.
“Bagi penyewa kios yang belum habis masa kontraknya kami beri kompensasi untuk diakhiri kontraknya,” terangnya menambahkan.
Tohari mengungkapkan dalam pengembangan Stasiun Tulungagung nantinya bakal membuat jalan di depan satsiun kereta api itu akan semakin lebar. Bahkan bakal ada fasilitas parkir lebih luas, selain juga fasilitas drop zone atau zona penurunan penumpang.
“Jadi pengunjung dan pengguna stasiun akan lebih nyaman. Apalagi saat membawa kendaraan bermotor,” paparnya.
Lebih lanjut Tohari menyatakan pembongkaran kios sampai rata tanah itu akan dilakukan secepatnya.
“Ini supaya lahan di depan Stasiun Tulungagung bersih dulu dan kami akan pagari untuk penataan,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, pada akhir Juli 2026 lalu, sebagian besar kios sudah terlihat mengalami pengosongan dan pembongkaran atap oleh penyewanya. Sedang sebagian kecil lainnya masih belum dikosongkan atau dibongkar karena penyewanya masih berkegiatan niaga.
Pengembangan Stasiun Tulungagung akan mengubah stasiun kereta api yang berada di tengah Kota Tulungagung itu menjadi lebih modern seiring dengan terus meningkatnya jumlah penguna moda transportasi kereta api. Stasiun Tulungagung yang langsung menghadap ke jalan raya saat ini dinilai tidak memenuhi aspek keamanan. (wed.hel].



