31 C
Sidoarjo
Thursday, August 27, 2026
spot_img

Menguatkan Semangat Pembinaan Sepak Takraw Antar Klub Jawa Timur

Refleksi Kejuaran Sepak Takraw Bakorwil III

Oleh:
Dr. Muhammad Muhyi S.Pd. M.Pd
Binpres PSTI Jawa Timur,
Dosen Prodi Penjas Program Magister FKIP UAB

Kejuaraan sepak takraw antar klub yang dilakukan di Bakorwil III Jawa Timur beberapa hari lalu dengan tema Membangun Generasi Muda Jawa Timur yang sportif, berprestasi dan berkarakter melalui sepak takraw, telah menghantarkan pengalaman berharga para generasi muda  melalui sepak takraw untuk terus menerus menguatkan semangat berlatih, bertanding dengan sportivitas yang tinggi, berkarakter sampai pada raihan prestasi, dengan performa terbaik. Dari antar klub ini pembinaan itu terus dikuatkan, dikembangkan sehingga mencetak pemain-pemain sepak takraw terbaik sebagai bibit unggul atlet sepak takraw Jatim menuju panggung nasional dan internasional.

Tujuan utama dari liga sepak takraw pelajar Jawa TImur, Bakorwil III Malang adalah sebagai wadah, kompetisi, dan permbinaan atlet pelajar untuk meningkatkan kemampuan, mental bertanding, serta pengalaman berkompetisi. Khusus untuk wilayah Bakorwil III Kegiatan ini juga menjadi sarana identifikasi dan penjaringan bibit-bibit atlet potensial, sekaligus evaluasi bagi pelatih dan pembina dalam membangun prestasi sepak takraw Jawa Timur secara berkelanjutan dan berbasis  ilmu keolahragaan (sport science). Sesuai dengan visi misi Bapak ketua umum PSTI untuk menciptakan kompetisi berjenjang sehingga muncul bibit atlet potensial.

Peserta Liga Sepak Takraw Pelajar Bakorwil terdiri dari 7 kab/kota di Bakorwil III dari 9 kab.kota. Harapan dengan dilaksanakannya Liga Sepak Takraw Pelajar Jawa Timur Bakorwil III Malang adalah terciptanya kompetisi berjenjang yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial, meningkatkan kualitas dan pengalaman bertanding atlet pelajar, serta memperkuat sinergi antara sekolah, pelatih, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga. Ke depan, diharapkan lahir generasi atlet sepak takraw Jawa Timur yang berprestasi, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, dengan pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan berbasis sport science.

Berita Terkait :  Seksisme "Game of Thrones": Tinjauan dan Dampaknya

Merujuk pada beberapa tulisan sebelumnya pada kolom opini tanggal 17 Agustus 2026 tentang Merdeka Berprestasi, dan tanggal 24 Agustus 2026 tentang perjalan atlet di King Cup Thailand yang membahas seputar dua atlet yang berasal dari Jawa Timur yang sering berlaga di level nasional internasional yakni Salsabilsa dan Rijal, kita diingatkan kembali beberapa tantangan mendasar yang sering di hadapi oleh atlet yang sudah berkaliber nasional dan internasional yakni tantangan paling besar dalam kejuaraan sepak takraw kembali kepada mental bertanding atlet, mental bertanding atlet muda sepak takraw Jawa Timur dapat terus menerus diasah tidak hanya melalui latihan namun di ajang kejuaraan yang sesungguhnya yang dilaksanakan seperti di bakorwil III, Para pemain yang sudah mampu meraih prestasi terbaik juara 1,2 dan 3 tentunya atlet atau pemain sepak takraw yang memiliki mental bertanding yang lebih baik. Banyak cara dapat dilakukan untuk meningkatkan mental bertanding salah satunya adalah mengikuti berbagai liga sepak takraw seperti yang digelar di Bakorwil III Malang.

Masiih terkait dengan kedua tulisan saya sebelumnya di media online ini pada tanggal 5 Juli 2026 tentang kompetisi sebagai laboratorium olahraga, masih belum optimal liga atau kejuaraan yang diselenggarakan, dan di Bakorwil III Malang sudah berupaya mendukung banyaknya liga termasuk liga nasional sepak takraw dan kemarin dilaksanakan bhajay Cup juga, dan turnamen sepak takraw di pulau bawean dengan jumlah klub yang cukup besar. Dengan memperbanyak liga atau even apalagi rutin dan terkelola baik, maka pemain-pemain muda berbakat sepak  takraw Jawat TImur akan tumbiuh pesat, peminat juga makin meningkat terlebih atlet putri, dan tidak kalah penting adalah melalui sepak takraw pengalaman bertanding, jam terbang bertanding dengan banyak tim lawan dapat meningkatkan keterampilan, bermain, pengalaman bermain, dan pengalaman mengasah hasil dari latihan yang dilakukan dengan semangat yang tinggi dengan kegigihan yang luar biasa.

Berita Terkait :  Bila Indonesia Tanpa Mudik

Catatan penting dalam refleksi ini juga merujuk pada tulisan-tulisan sebelumnya media online ini juga bahwa melalui liga antar pelajar di Bakorwil III dapat dijadikan sebagai kesempatan para pelatih untuk mengevaluasi seberapa efektfif program latihan yang telah dterapkan, seberapa berdampak program latihan yang telah disusun dan diterapkan kepada para atlet sepak takraw, termasuk adanya tantangan melawan rasa malas atlet saat belatih agar tetap sungguh-sungguh berlatih mengikuti arahan pelatih, sehingga mampu mencapai target latihan  sampai meraih prestasi yang diharapkan, Apalagi melalui PSTI Jawa Timur terus mendorong untuk menerapkan pelatihan yang makin terukur, sehingga mulai diberikan sentuhan ilmu keolahragaan di level kabupaten, tentu akan menarik untuk terus ditingkatkan.

Sebagai catatan akhir dari refleksi ini, maka geliat liga sepak takraw di setiap bakorwil atau langsung di setiap kabupaten atau kota menjadi energi yang mendorong semangat pelatih makin lebih tinggi dan mampu merancang program latihan yang terukur dan berkualtias, semangat atlet untuk berlatih dengan sungguh-sungguh membawa suatu harapan  terciptanya pemain –pemain  sepak takraw bertalenta tinggi yang makin banyak, sehingga dapat dipilih yang terbaik (champion by design). Memperbanyak jumlah liga juga menjadi ajang untuk mengasah mental bertanding para atlet sepak takraw apalagi liga tersebut berkelanjutan dan berjenjang, yang mendorong penguatan mental bertanding makin lebih baik dari sebelumnya, makin kuat dan berdaya tahan dari sebelumnya. Dengan terus memperbanyak liga sepak takraw  semangat berlatih atlet makin besar, keterampilan makin terasah, strategi tim dan kekompakan tim juga makin dtingkatkan  karena ada harapan akan bertanding, ada harapan untuk juara,  Semoga pembinaan olahraga sepak takraw di Jawa Timur makin lebih baik, makin banyak jumlah liga sepak takraw sehingga talenta muda terus bertumbuh menjadi pemain masa depan unggulan Jawa Timur, harapannya sampai tingkat nasional dan internasional. salam olahraga, jaya sepak takraw Jawa Timur.*

Berita Terkait :  KOMPETISI MENGUJI HASIL, PEMBINAAN MENENTUKAN MASA DEPAN

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!