Pemkab Sumenep, Bhirawa. – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Salah satu perhatian diarahkan pada sektor ketenagakerjaan, terutama peningkatan kompetensi masyarakat agar lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, mengatakan pengembangan kualitas tenaga kerja harus dilakukan secara berkelanjutan. Pelatihan berbasis kompetensi dinilai penting agar keterampilan masyarakat dapat menyesuaikan dengan perkembangan dan kebutuhan pasar kerja. “Program di berbagai sektor, utamanya peningkatan kualitas kerja terus kita maksimalkan,” kata Arif, Kamis (27/08).
Menurutnya, kebijakan ketenagakerjaan tidak cukup hanya berorientasi pada penyediaan lapangan pekerjaan. Masyarakat juga perlu dibekali keterampilan yang memadai sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. Dengan demikian, penguatan kompetensi dan kewirausahaan menjadi bagian yang terus didorong dalam perencanaan pembangunan daerah. Sasaran tersebut terutama menyasar generasi muda yang dinilai memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah. “Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru berdasarkan potensi yang dimiliki,” paparnya.
Ia menambahkan, keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan berwirausaha menjadi modal penting bagi masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Untuk itu, pihaknya akan terus mendorong agar kebijakan pembangunan di sektor ketenagakerjaan berjalan searah dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika dunia kerja. “Kami akan terus mendorong agar kebijakan pembangunan ketenagakerjaan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja,” pungkasnya. [sul.hel]



