Sidoarjo, Bhirawa – Komite olah raga Rekreasi Indonesia atau KORMI Kabupaten Sidoarjo menargetkan pada tahun 2027 mendatang di kabupaten Sidoarjo bisa terwujud adanya 300 desa/kampung olah raga.
Ketua KORMI Sidoarjo, MG Hadi Sutjipto, mengatakan keberadaan kampung olah raga di kabupaten Sidoarjo belum merata. Salah satunya di Kecamatan Sukodono dan Waru, kampung olah raga di dua kecamatan itu masih belum merata. “Tahun 2027 mendatang, semoga kampung olah raga sudah bisa terwujud di 300 desa/kelurahan di Sidoarjo,” komentar MG Hadi Sutjipto, belum lama ini.
Semangat dari KORMI Sidoarjo untuk mewujudkan kampung olah raga adalah, lanjut mantan Wakil Bupati Sidoarjo ini adalah agar pada tahun 2045 mendatang target/sasaran untuk mewujudkan Indonesia Bugar, bisa terwujud.
Tahun 2027 selain fokus memujudkan 300 kampung olah raga, KORMI Sidoarjo juga fokus pada event festival olah raga masyarakat nasional atau FORNAS KORMI ke -IX yang akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Pada Fornas KORMI ke VIII tahun 2025 lalu, kontingen KORMI Sidoarjo mengikuti FORNAS di Nusa Tenggara Barat (NTB), 26 Juli – 1 Agustus 2025. Kormi Sidoarjo mengirimkan ratusan pegiat dari puluhan induk olah raga atau Inorga. “Kita sukses membawa 44 medali,” kata MG Hadi Sutjipto.
Banyaknya kegiatan pada tahun 2027 mendatang, sehingga KORMI Sidoarjo mengusulkan anggaran hibah kepada Pemkab Sidoarjo sebesar Rp6.9 miliar. “Syukur kalau dipenuhi, kalau tidak, tidak apa-apa, sebab selama ini pegiat Kormi Sidoarjo kadang terbiasa pakai biaya sendiri untuk bisa mengikuti kegiatan -kegitan di luar daerah,” komentarnya. [kus.wwn]


