27 C
Sidoarjo
Tuesday, August 18, 2026
spot_img

QRIS Wilayah Kerja BI Kediri Tembus 118,67 Juta Transaksi hingga Semester I 2026

Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat pada puncak PQN QRISNIVAL 2026 sekaligus peluncuran Mall Siap QRIS Tap di Kediri Town Square.

Kediri Raya, Bhirawa. – Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri terus menunjukkan pertumbuhan. Hingga Semester I 2026, transaksi QRIS tercatat mencapai 118.677.619 transaksi dengan nilai Rp4,101 triliun.

Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh semakin luasnya ekosistem QRIS. Hingga periode yang sama, jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS mencapai 1.027.383 merchant.

Data tersebut disampaikan dalam rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) atau QRISNIVAL 2026 yang digelar BI Kediri pada 9-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas penggunaan pembayaran digital sekaligus mengenalkan inovasi terbaru sistem pembayaran kepada masyarakat.

Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, QRIS menjadi salah satu upaya Bank Indonesia memperkuat kedaulatan ekonomi melalui kedaulatan sistem pembayaran.

“QRIS merupakan upaya Bank Indonesia untuk memperkuat kedaulatan ekonomi melalui kedaulatan sistem pembayaran,” kata Yayat.

Menurut dia, transformasi sistem pembayaran nasional telah berkembang sejak peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada 2017. Dua tahun kemudian, QRIS diluncurkan sebagai standar nasional QR code pembayaran yang mengintegrasikan berbagai penyedia layanan pembayaran, baik perbankan maupun fintech.

Perkembangan QRIS juga telah meluas ke transaksi lintas negara. Saat ini, layanan QRIS Cross-Border dapat digunakan di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.

Berita Terkait :  Cagub Jawa Timur Risma Yakin Makanan Khas Madura Mendunia, Apa Itu?

Dalam puncak QRISNIVAL 2026 di Kediri Town Square (Ketos), BI Kediri juga meluncurkan program “Mall Siap QRIS Tap”. Program tersebut menjadi bagian dari pengenalan teknologi pembayaran berbasis Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi dilakukan secara lebih praktis.

Selain peluncuran QRIS Tap, rangkaian QRISNIVAL diisi edukasi digitalisasi sistem pembayaran dan perlindungan konsumen, showcase UMKM, onboarding merchant, QRIS Cross-Border, QRIS Tap Experience, hingga berbagai kompetisi dan hiburan.

Yayat menambahkan, perluasan pembayaran digital perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keamanan transaksi dan perlindungan konsumen.

“Peningkatan penggunaan pembayaran digital diharapkan diiringi pemahaman yang baik mengenai keamanan transaksi dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Melalui kampanye Cakap Digital dan Bijak Bertransaksi, BI mengajak masyarakat menerapkan prinsip PeKA, yakni Peduli, Kenali, dan Adukan. Masyarakat diminta peduli terhadap keamanan data pribadi, mengenali berbagai modus penipuan, serta mengadukan transaksi atau aktivitas mencurigakan kepada pihak yang berwenang.

Rangkaian PQN QRISNIVAL 2026 sebelumnya juga digelar di Kota Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kota Madiun, dan Kabupaten Ponorogo dengan menyasar pelajar, mahasiswa, generasi muda, pelaku UMKM, komunitas, hingga masyarakat umum.

Melalui kegiatan tersebut, BI Kediri mendorong sinergi dengan pemerintah daerah, perbankan, penyedia jasa pembayaran, pelaku usaha, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas ekosistem pembayaran digital di wilayah kerjanya.(van,nov.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!