Sidoarjo, Bhirawa.
Sebanyak 200 orang lanjut usia dari berbagai komunitas, hadir dalam sosialisasi memperingati Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Sabtu (20/6) akhir pekan lalu, yang digelar oleh RSUD RT Notopuro Sidoarjo.
PLT Dirut RSUD RT Notopuro Sidoarjo, dr Prima Dessy Kusuma Rakhmawati MKes, hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di gedung Bale Bumi Majapahit RSDu RT Notopuro, mengatakan acara tersebut tidak sekedar seremonial peringatan saja. Tetapi juga edukasi bagi para lanjut usia. “Para lanjut usia kita ajak senam bersama dan kita edukasi berbagai pengetahuan kesehatan mencegah penyakit -penyakit yang sering terjadi pada masa masa lanjut usia,” komentarnya.
Menurut dr Prima, semua orang nantinya pasti akan menjadi lanjut usia. Sebelumnya, harus disiapkan upaya-upaya preventif kesehatan, baik dari aspek fisik, mental dan spiritual. Dirinya mengapresiasi para lanjut usia di kabupaten Sidoarjo yang hadir dalam acara tersebut. Dengan mendapat edukasi dalam kegiatan tersebut, diharapkan kualitas hidup para lanjut usia dapat meningkat. Tidak sering sakit-sakitan. “Dapat hidup mandiri, tidak semuanya tergantung pada orang lain. Sehingga keluarga menjadi mandiri , kuat dan sejahtera,” ujarnya.
Dokter spesialis dalam RSUD RT Notopuro Sidoarjo, dr Nisvi Dewi Andaningrum SpPD, mengatakan sejumlah penyakit, kerap muncul pada masa masa lanjut usia. Di antaranya, gangguan kardiovaskular, gangguan sistem gerak, gangguan metabolik dan kronis, penyakit saraf dan kognitif serta penurunan fungsi sensorik.
Para lanjut usia yang hadir, mendapat edukasi, agar melakukan pola hidup sehat. Dengan melakukan konsumsi makanan bergizi dan seimbang. Rutinitas berolah raga fisik. Menjaga kesehatan mental dan sosial. Dan jangan lupa, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
“Jangan bilang gak perlu cek kesehatan, saya tidak sakit kok, lebih baik mencegah daripada mengobati penyakit yang sudah menjadi parah,” komentarnya.
Panitia acara dari tim instalasi PKRS RSUD RT Notopuro Sidoarjo, juga menghadirkan narasumber KH.M.Ali Sadikin, pembina yayasan Mustahiq Sejahtera. Menurutnya sehat tidak hanya masalah fisik saja, tetapi juga mencakup hati pikiran dan spiritual.
“Menjadi lanjut usia yang sehat, juga butuh ini. Fisik mental dan spiritual juga harus seimbang,” ujar pengasuh di PP Tahfidzul Qur’an Baithurohmah Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.
Bagaimana mental spiritual bisa sehat? Diantaranya banyak bersyukur dan berpikiran positif. Akan bisa membuat hati menjadi lapang, tidak banyak mengeluh, sehingga menambah kebahagiaan.[kus.ca]


