30 C
Sidoarjo
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Penumpang KA di Daop Jember Meningkat Saat Libur Tahun Baru Hijriah

Jember, Bhirawa – Penumpang kereta api di sejumlah stasiun wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mengalami peningkatan saat momentum libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Selasa.

“Kami mencatat pergerakan penumpang yang cukup tinggi, baik yang berangkat maupun yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 9 Jember, sepanjang periode libur awal tahun Hijriah ini,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Jawa Timur, Selasa.

Pada H-1 menjelang Tahun Baru Islam, yakni Senin (15/6), volume penumpang mencapai 18.285 orang, terdiri penumpang yang berangkat menggunakan kereta api mencapai 9.958 orang dan penumpang tiba di sejumlah stasiun Daop 9 Jember sebanyak 9.838 orang.

Tren tersebut berlanjut pada libur Tahun Baru Islam, hingga Selasa pagi, tercatat sebanyak 21.085 penumpang yang menggunakan kereta api, yang terdiri sebanyak 10.252 penumpang berangkat dan 10.833 penumpang tiba di stasiun wilayah kerja Daop 9 Jember dari berbagai kota tujuan.

“Angka-angka tersebut masih sangat dinamis dan berpotensi untuk terus merangkak naik karena jumlah pergerakan penumpang pada hari ini masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung untuk kereta-kereta keberangkatan siang hingga malam hari,” tuturnya.

Ia menjelaskan tingginya minat masyarakat pada momen libur nasional itu dipicu oleh posisi hari libur yang jatuh di tengah pekan, sehingga dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, bersilaturahmi, maupun berwisata singkat.

Berita Terkait :  KAI Daop VII Madiun Berikan Diskon Tiket 30 Persen KA Ekonomi Non-Subsidi

“Menghadapi kondisi itu, KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu (on-time performance),” katanya.

Tren pergerakan penumpang pada masa angkutan liburan itu didominasi oleh perjalanan parsial, yaitu segmentasi penumpang yang melakukan perjalanan jarak pendek atau menengah dengan memanfaatkan stasiun-stasiun antara, sehingga tidak melakukan perjalanan penuh dari stasiun awal hingga stasiun akhir.

Di sisi lain, tingkat keterisian (okupansi) tertinggi yang mencapai 100 persen pada periode 15 dan 16 Juni 2026 dicatatkan oleh dua kereta api favorit yakni KA Pandanwangi pulang pergi relasi Jember–Banyuwangi dengan total 13.306 penumpang, serta KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang pergi yang melayani hingga 6.415 penumpang.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar perjalanan mudik dan liburan masyarakat dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 H ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkesan. Seluruh fasilitas stasiun dan sarana kereta api telah kami pastikan dalam kondisi andal,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan di stasiun, KAI Daop 9 Jember mengimbau kepada para calon penumpang untuk mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan agar terhindar dari risiko tertinggal kereta. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!