27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Pengelolaan Sampah Organik Dukung Pembudidayaan Tanaman Pekarangan di Desa Gedangan


Gresik, Bhirawa – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui pemanfaatan drum komposter di Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat sekaligus mendukung budidaya tanaman di pekarangan rumah.

Program tersebut dilatarbelakangi oleh masih banyaknya sampah organik rumah tangga yang belum dimanfaatkan secara optimal dan masih bercampur dengan sampah anorganik. Padahal, limbah organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, dedaunan, dan sisa makanan memiliki potensi untuk diolah menjadi pupuk kompos yang bernilai guna bagi masyarakat.

Pada kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya, dampak lingkungan akibat penumpukan sampah organik, serta manfaat kompos dalam meningkatkan kesuburan tanah. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatan kompos menggunakan drum komposter yang dilengkapi sistem aerasi sehingga proses penguraian berlangsung lebih cepat dan efektif.

Masyarakat diberikan penjelasan mengenai tahapan pembuatan kompos, mulai dari pemilahan bahan organik, pencacahan sampah, pencampuran aktivator EM4 dan molase, pengaturan kadar kelembapan, hingga cara melakukan pengadukan secara berkala selama proses pengomposan. Hasil kompos yang dihasilkan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk berbagai tanaman yang ditanam di pekarangan rumah.

Berita Terkait :  Batik Mojokerto Kian Melesat ke Panggung Nasional JMFW

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai jenis sampah yang dapat dimasukkan ke dalam drum komposter, waktu yang dibutuhkan hingga kompos matang, serta cara mengatasi bau yang muncul selama proses fermentasi. Beberapa warga juga menyampaikan keinginannya untuk menerapkan metode tersebut secara mandiri sebagai solusi mengurangi volume sampah rumah tangga.

Muhammad Andy Tri Kurniawan, mahasiswa yang menjadi tim pelaksana menyampaikan bahwa pemanfaatan drum komposter merupakan salah satu teknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh masyarakat karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan biaya yang besar.

“Melalui program ini kami berharap Masyarakat dapat mengurangi sampah organic dengan cara menjadian sampah tersebut menjadi komposter yang dapat digunakan untuk pemupukan dengan skala pekarangan rumah,” Andy.

Salah satu peserta memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pengelolaan sampah organik sangat dibutuhkan karena mampu mengubah kebiasaan masyarakat dari membuang sampah menjadi memanfaatkan sampah sebagai sumber daya yang bernilai ekonomis.

“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan desa, hasil kompos juga dapat dimanfaatkan untuk tanaman dipekarangan rumah,” ungkapnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, S.Psi., M.Psi., Psikolog , turut menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian ini tidak hanya berfokus pada pemberian materi, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Pendampingan akan terus dilakukan agar masyarakat mampu mengoperasikan drum komposter secara mandiri.

Berita Terkait :  SRMP Kota Batu Putus Mata Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan

Melalui program ini diharapkan masyarakat Desa Gedangan dapat menerapkan sistem pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga secara berkelanjutan, sehingga volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang, kualitas lingkungan semakin baik, serta budidaya tanaman di pekarangan rumah menjadi lebih produktif dengan memanfaatkan pupuk organik hasil olahan sendiri. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!