28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, June 16, 2026
spot_img

Pengabmas Polkes Surabaya Dorong Transformasi Digital UMKM Desa Balongdowo Sidoarjo

Sidoarjo, Bhirawa
Pengabmas Politeknik Kesehatan (Polkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Surabaya melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, dengan tema ‘Optimalisasi Transformasi Digital UMKM di Desa Balongdowo. Peningkatan Kapasitas, Inovasi Produk dan Akses Pasar’ pada Selasa lalu.

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan digital, menciptakan inovasi produk, dan memperluas akses pasar melalui platform online.

Tim Pengabmas Poltekkes Surabaya Diketuai Dr Triwiyanto SSi MT, dengan anggota Sari Luthfiyah SKp MKes dan Bedjo Utomo SKM MKes, serta dibantu para mahasiswa Racha Atha Shandy, Muhammad Farham dan M Lailan Adha.

Menurut Dr Triwiyanto, kegiatan meliputi pelatihan digital marketing, pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, pembuatan toko online, serta pengelolaan dashboard penjualan untuk memantau performa usaha. Selain itu, tim juga mendampingi pelaku usaha dalam mengembangkan inovasi produk lokal seperti keripik tempe, abon lele, sambal bawang dan madu mujhi agar memiliki kemasan dan nilai tambah yang lebih baik.

”Transformasi digital bukan hanya soal berjualan online, tapi juga bagaimana UMKM memahami pasar, mengelola produk dan menjaga keberlanjutan usaha,” ujar Dr Triwiyanto.

Dr Triwiyanto berharap, dengan pendekatan kolaborasi, inovasi, digitalisasi dan keberlanjutan, maka UMKM Desa Balongdowo dapat menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara umum.

Berita Terkait :  Mengakhiri Ramadan, Pentingnya Sekolah Mengajarkan Refleksi Diri

”Semoga ke depannya para pelaku UMKM ini dapat tumbuh dan berkembang, dan mereka betul-betul dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dari para narasumber, dengan menggunakan berbagai macam aplikasi ecommerce, seperti shophee atau Toko Pedia. Sehingga para pelaku UMKM ini bisa menjadi pengusaha besar dan sukses,” tandas Dr Triwiyanto berharap.

Salah satu pelaku UMKM yang bergerak dalam produksi minuman dan snack, Ibu Tina, setelah mengikuti pelatihan dalam Pengabdian pada Masyarakat yang digelar Poltekkes Surabaya mengaku senang.

Ibu TIna menjelaskan, dirinnya banyak mendapatkan ilmu dan wawasan baru cara mengelolah usaha. Dan setelah mengikuti pelatihan berharap bisa meningkatkan omset penjualan, bisa memasarkan produk di marketplace, serta bisa memasarkan produk hingga di luar negeri.

”Setelah mengikuti pelatihan dalam peningkatan kapasitas, inovasi produk dan akses Pasar Global ini. Saya banyak mendapatkan ilmu dan wawasan baru untuk meningkatan penjualan produksi kami, bahkan hingga di tingkat pasar global. Ya Semoga semuanya diberikan kemudahan,” harapnya.

Pengabdian pada Masyarakat ini menjadi bagian dari komitmen Poltekkes Kemenkes Surabaya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian kepada masyarakat. [fen.kus]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!