Pemkab Tulungagung, Bhirawa
Setelah jeda beberapa saat, kini Pemkab Tulungagung memulai kembali proyek perbaikan dan pelebaran jalan untuk tahun anggaran 2026. Perbaikan dan pelebaran jalan dilanjutkan setelah terjadi pelimpahan pejabat pengguna anggaran dan pejabat kuasa pengguna anggaran.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, di sela meninjau proyek pelebaran jalan di Desa Wates menuju Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol, Senin (25/5) siang, mengungkapkan, berjalannya kembali pengerjaan proyek perbaikan dan pelebaran jalan setelah penyelesaian administrasi. ”Jadi bukan mandek. Berhenti sementara,” ujarnya.
Menurut Baharudin, proyek perbaikan dan pelebaran jalan berhenti sementara karena menyelesaikan administrasi. ”Ada pelimpahan PA (Pengguna Aggaran) dan KPA (kuasa pengguna anggaran),” imbuhnya.
Plt Bupati Baharudin berharap, masyarakat Tulungagung dapat bersabar terkait perbaikan dan pelebaran jalan tersebut. Menunggu sesuai atrean.
”Kami menyampaikan pada masyarakat agar supaya semuanya bersabar, sesuai antreannya. Insya Allah perbaikan jalan tetap dikerjakan,” paparnya.
Baharudin menegaskan, target proyek perbaikan dan pelebaran jalan di Tulungagung tahun 2026 akan dilaksanakan, kendati diakui saat ini baru mencapai 10%. ”Target tahun ini akan tetap dilaksanakan. Kami minta dukungan dari masyarakat agar lancar,” ucapnya.
Proyek pelebaran jalan di Desa Wates menuju Desa Mirigambar di Kecamatan Sumbergempol menelan anggaran Rp4,4 miliar. Plt Bupati Ahmad Baharudin yang mantan Wakil Ketua DPRD Tulungagung ini menyebut panjang jalan yang dilebarkan 3.200 meter. Sedang lebarnya 4,5 meter.
Sebelum ke Kecamatan Sumbergempol, Plt Bupati Ahmad Baharudin bersama sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung di antaranya Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, sempat juga meninjau perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Besuki. Yakni ruas jalan Besuki menuju Gambiran. [wed.fen]


