27 C
Sidoarjo
Monday, September 21, 2026
spot_img

PBSI Jatim Turunkan Atlet Pelatprov di Polytron Surabaya International Challenge 2026

Surabaya, Bhirawa

 Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur akan menurunkan para pemain yang tergabung di Pelatprov untuk bertanding di ajang  Polytron Surabaya International Challenge 2026 yang digelar di di GOR Sudirman Surabaya 22–27 September 2026 dan diikuti 279 peserta dari 14 negara.

 Menurut Wakil Sekretaris PBSI Jawa Timur Adi Nugroho, sejumlah atlet hasil pembinaan Pelatprov Jatim untuk bersaing di turnamen internasional tersebut. “Pengprov PBSI Jatim sendiri mengirimkan pasangan ganda putra, putri, maupun campuran hasil latihan di Pelatprov Jatim,” kata Adi saat ditemui di acara jumpa pers Polytron Surabaya International Challenge 2026 di Surabaya , Senin (21/9).

 Ia berharap para atlet Jawa Timur mampu menunjukkan performa maksimal ketika berhadapan dengan pemain dari berbagai negara. “Ini kesempatan bagi atlet bulu tangkis Jatim untuk bertanding dengan para pemain nasional maupun internasional,” katanya.

 Data dari panitia sejumlah pemain unggulan baik dari tuan rumah Indonesia maupun luar negeri akan bersaing dalam lima nomor pertandingan, termasuk Chico Aura Dwi Wardoyo, Richie Duta Ricardo, Sakura Masuki, Vu Thi Trang, serta pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto dan Melati Daeva Oktavianti.

  Adi Nugroho juga mengatakan kalau event ini sangat menguntungkan bagi para pemain maupun masyarakat bulu tangkis di Jatim. “Sebuah keuntungan buat kami juga karena atlet-atlet di Jawa Timur tidak usah jauh-jauh untuk mendapatkan ranking poin, bisa di tuan rumah sendiri,” katanya.

Berita Terkait :  Sambut Kedatangan Kluivert, Ketua DPD RI Optimis Timnas Indonesia Semakin Gemilang

 Ketua Panitia Pelaksana Surabaya International Challenge 2026, Yuni Kartika, kategori International Challenge menjadi salah satu pintu bagi atlet untuk mendapatkan poin senior. “Challenge ini menjadi pintu untuk mendapatkan poin senior, terutama bagi atlet junior yang baru naik ke senior dan pasangan-pasangan baru yang rankingnya masih rendah,” ujarnya.

 Ia juga menjelaskan seluruh rangkaian pertandingan dapat disaksikan masyarakat secara gratis selama kejuaraan berlangsung.  “Menjadi bagian dari penyelenggaraan turnamen internasional challenge di Surabaya merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman positif bagi atlet, pelatih, ofisial maupun para pecinta bulutangkis,” kata Yuni.

 Ketua Pengprov PBSI Jawa Timur, Tony Wahyudi, menyambut positif penyelenggaraan Surabaya International Challenge 2026. Menurutnya, kompetisi internasional di Surabaya memiliki arti penting bagi pengembangan atlet sekaligus memperkuat ekosistem bulutangkis di Jawa Timur.

“Kami tentu menyambut baik penyelenggaraan Surabaya International Challenge 2026. Kehadiran turnamen internasional di Surabaya memberikan kesempatan yang sangat baik bagi para atlet, khususnya atlet Jawa Timur, untuk mendapatkan pengalaman bertanding menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara. Ini juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kompetisi yang semakin kuat di Jawa Timur,” ujar Tony.

Tony juga mengajak masyarakat Surabaya dan pecinta bulutangkis di Jawa Timur untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyaksikan pertandingan secara langsung di GOR Sudirman.

Berita Terkait :  Diperkuat Mahasiswa Unesa, Petanque Jatim Tambah Emas

“Dengan pertandingan yang bisa disaksikan secara gratis, kami mengajak masyarakat Surabaya dan seluruh pecinta bulutangkis di Jawa Timur untuk datang dan memberikan dukungan. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk menyaksikan pertandingan berkelas internasional sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet Indonesia yang bertanding,” ujarnya.

“Penyelenggaraan Surabaya International Challenge 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet, tetapi juga mendorong semakin tumbuhnya minat masyarakat terhadap olahraga bulutangkis serta memperkuat posisi Surabaya dan Jawa Timur sebagai salah satu daerah yang aktif menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga bertaraf internasional”, Pungkas Tony Wahyudi. wwn

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!