28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, July 14, 2026
spot_img

Optimalkan Potensi Daun Kelor Melalui Inovasi Produk Olahan di Desa Sukorejo


Gresik, Bhirawa – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan pelatihan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, dengan judul “Optimalisasi Potensi Daun Kelor Melalui Inovasi Produk Olahan di Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik” untuk mempromosikan penggunaan sumber daya lokal dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Anggota Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 4 Untag Surabaya Andrew Irawan Suyanto mengungkapkan pelatihan ini terutama ditujukan untuk Ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), karena mereka memainkan peran penting dalam mengembangkan gizi keluarga, mempromosikan usaha rumah tangga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan dimulai dengan presentasi yang menyoroti kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan yang tinggi dalam daun kelor, serta khasiatnya untuk kesehatan. Karena kepadatan nutrisinya yang tinggi dan kemudahan budidaya di daerah setempat, daun kelor menawarkan potensi besar untuk mengembangkan berbagai produk olahan. Presentasi ini meningkatkan kesadaran di antara para peserta tentang pentingnya memanfaatkan potensi tanaman lokal secara optimal sebagai alternatif makanan bergizi dan peluang bisnis.

Setelah itu, para peserta mengikuti lokakarya praktik di mana mereka membuat produk dari daun kelor. Para ibu-ibu PKK diajarkan langkah-langkah pengolahan yang benar mulai dari pemilihan dan pengolahan bahan baku hingga penyajian produk untuk memastikan nilai gizi dan cita rasa bagi masyarakat desa. Selain aspek teknis pengolahan, para peserta juga diberikan pelatihan tentang pengemasan produk yang menarik dan higienis sebagai strategi promosi penjualan.

Berita Terkait :  Pjs Lilik Semangati Puluhan Siswa untuk Cetak Prestasi di Ajang Jelajah Santri ke-8

Para peserta tampak sangat antusias sepanjang pelatihan. Ibu-ibu PKK terlibat dalam diskusi yang hidup tentang pengembangan produk berbasis daun kelor, tantangan pengolahannya, dan strategi pemasaran yang layak untuk desa. Pertukaran ini menyoroti minat yang kuat dari masyarakat desa dalam mengembangkan inovasi pangan lokal yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan keluarga tetapi juga dapat memberikan penghasilan tambahan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Sub Kel 9) Pravinska Aldino, S.I.Kom., M.I.Kom menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK di desa Sukorejo, dalam mengolah daun kelor menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Penggunaan optimal daun kelor dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, mengurangi ketergantungan mereka pada makanan olahan dari daerah lain, dan menciptakan peluang bisnis berkelanjutan berdasarkan potensi lokal.

Program ini melayani tujuan nirlaba untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pangan lokal. Pemanfaatan daun kelor yang melimpah di daerah tersebut diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang lebih mandiri, sehat, dan produktif. Program ini dirancang agar berkelanjutan dan akan mendukung pendirian usaha kecil yang menawarkan produk daun kelor berkualitas tinggi dan kompetitif, sehingga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Sukorejo. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!