Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha PT Bank Mandiri Taspen, Noer Fajrieansyah hadir di acara program Mantap Bergerak di Kabupaten Ngawi, Sabtu (31/10).
Kota Pasuruan, Bhirawa. – Memasuki masa purna tugas sering kali diidentikkan dengan fase beristirahat dan membatasi ruang gerak. Namun, anggapan tersebut dipatahkan oleh ratusan nasabah pensiunan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Dengan balutan antusiasme tinggi, mereka tumpah ruah mengikuti program Mantap Bergerak yang diinisiasi oleh PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mandiri Taspen/Bank Mantap) pada Sabtu (31/10).
Ajang itu dirancang bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah ruang perjumpaan sekaligus ikhtiar bersama untuk membuktikan bahwa usia senja tetap bisa dilalui dengan tubuh yang bugar, pikiran yang tajam dan jiwa yang produktif.
Direktur Transformasi dan Pengembangan Usaha PT Bank Mandiri Taspen, Noer Fajrieansyah, menyampaikan program itu sebagai wujud tanggung jawab moral perusahaan dalam mendampingi nasabah melampaui koridor perbankan konvensional.
”Dari Mantap Bergerak, kami ingin mengajak para nasabah pensiunan untuk tetap aktif, menjaga kesehatan dan menikmati masa pensiun dengan penuh semangat,” ujar Noer Fajrieansyah, kepada Bhirawa saat liris di terima di Pasuruan, Sabtu (31/10).
Ia menekankan bagi Bank Mandiri Taspen, hubungan dengan nasabah purna bakti dibangun di atas fondasi nilai tambah (value added).
“Perusahaan ingin memastikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari peran sosial seseorang, melainkan babak baru di mana para senior dapat terus menikmati hidup secara mandiri, sehat dan bahagia,” papar Noer.
Melalui penyelenggaraan di Ngawi ini, Bank Mandiri Taspen berharap terbangun sebuah ekosistem sosial yang ramah lansia,
“Para pensiunan ini tidak hanya merasa diperhatikan, tapi juga termotivasi untuk terus menjadi inspirasi di tengah lingkungan keluarga dan masyarakat luas,” jelas Noer.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari melalui agenda Fun Walk atau jalan santai menyusuri rute di Ngawi. Barisan peserta tampak kompak, diikuti langsung oleh jajaran direksi Bank Mandiri Taspen, unsur pemerintah daerah, mitra strategis, hingga para nasabah purna bakti.
Suasana semakin semarak ketika tarian pembuka berpadu dengan penampilan energik dari Komunitas Mantap Indonesia (KMI).
Kehadiran Bupati Ngawi beserta jajaran pimpinan daerah dalam acara ini memberikan sinyal kuat. Pemerintah daerah menilai bahwa kolaborasi lintas sektor bersama perbankan sangat penting untuk menghadirkan jaminan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan bagi kelompok lanjut usia (lansia).
Disisi lain, komitmen Bank Mandiri Taspen dalam memperhatikan kesejahteraan nasabahnya tidak berhenti pada aktivitas fisik luar ruang.
Di sela-sela acara, perusahaan menyalurkan bantuan alat kesehatan secara simbolis kepada empat orang nasabah terpilih sebagai bentuk perhatian langsung terhadap kebutuhan medis mereka.
Aspek edukasi kesehatan juga mendapat porsi utama. Berkolaborasi dengan tenaga medis profesional dari rumah sakit serta produk nutrisi Entrasol, para peserta mendapatkan pencerahan mendalam mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat seiring bertambahnya usia.
Tidak hanya mendengarkan pemaparan teoretis, para pensiunan juga memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan tulang dan otot secara gratis.
Puncak edukasi praktis ditandai dengan digelariasinya sesi khusus Fall Prevention & Recovery Training.
Pada sesi itu dirancang untuk melatih keseimbangan tubuh, memperkuat otot kaki, serta memberikan panduan praktis guna mengantisipasi risiko kecelakaan akibat jatuh yang kerap menjadi tantangan kesehatan bagi kelompok lansia. [hil.hel].




