27.2 C
Sidoarjo
Wednesday, July 1, 2026
spot_img

Melindungi Peternak Ayam

Harga telur dan daging ayam turun drastis sampai jauh di bawah harga produksi. Hanya Rp 14 ribu dikandang! Jauh di bawah harga pokok produksi yang mencapai Rp 20 ribu per-kilogram. Selama dua bulan terakhir, peternak ayam rugi milyaran rupiah. Sampai peternak di seantero Blitar, Jawa Timur, membagikan telur gratis satu juta butir, sebagai aksi demo damai. Pemerintah perlu melindungi usaha peternakan ayam. Terutama subsidi pakan, dan perluasan pasar ekspor.

Peternak mandiri selama ini telah menunjukkan prestasi gemilang. Produktifitas daging ayam sebanyak 16 juta ekor per-minggu (sekitar 20% kapasitas produksi nasional yang dihasilakn industri besar peternakan ayam). Dalam tonase, produksi peternak setara dengan 850 ribu ton per-tahun. Sekitar 20% kapasitas produksi nasional (4,25 juta ton). Secara totalitas industri peternakan ayam Indonesia berada di peringkat ke-4 dunia produsen unggas. Masih di bawah Amerika Serikat, Brasil, dan China.

Harga daging ayam anjlok, disebabkan kejenuhan pasar. Problematikanya, adalah ke-tidak patuh-an indutsri poultry besar. Terdapat Permentan Nomor 10 Tahun 2024 Tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras dan Telur Konsumsi. Di dalam Permentan diatur, bahwa pelaku usaha dengan kapasitas produksi lebih dari 50 ribu ekor per-minggu wajib memiliki rumah potong ayam. Sehingga ayam yang dijual bukan ayam hidup.

Telur ayam ras juga melimpah di kandang. Produktifitas peternak skala rumah tangga mencapai 20 milyar hingga 26 milyar butir per-tahun. Dalam tonase setara 1,26 juta ton hingga 1,46 juta ton per-tahun. Menempati peringkat produsen telur terbesar ke-empat dunia. Masih kalah dari China, Amerika Serikat, dan India. Sebagai “pemain” utama kebutuhan telur global.

Berita Terkait :  (Tambah) "Sekolah Rakyat"

Anjloknya harga telur dan daging ayam, disebabkan pemerintah tidak memiliki skema pembagian pasar. Seharusnya, industri peternakan yang telah menguasai produksi (80%) telah menyisihkan 10% produksinya untuk ekspor. Sedangkan peternak mandiri, khusus memenuhi kebutuhan dalam negeri. Per-angka-an produktifitas sangat jelas.

Pemerintah bisa meminta industri poultry mencadangkan 10% untuk ekspor. Sehingga industri peternakan juga menyokong devisa untuk negara. Tidak sekadar bisnis cari untung sepihak. Sekaligus memberi perlindungan kepada peternak mandiri, tidak bersaing (berebut pasar domestik) dengan industri besar. Karena selama ini industri poultry, menguasai peternakan dari hulu ke hilir. Termasuk penyedia pakan, produksi ayam hidup, dan produksi telur.

Seperti saat ini, dalam dua bulan terakhir pangsa pasar telur dan daging ayam telah jenuh. Ditambah musim libur sekolah, dapur SPPG tidak beroperasi, turut mengurangi pasar. Walau kecil. Kebutuhan telur MBG diperkirakan mencapai 127 juta kilogram, setara dengan 700 juta butir per-tahun. Tidak terlalu besar, hanya 0,56% kapasitas produksi telur nasional (saat ini mencapai 125 milyar butir).

Maka pasokan telur semakin membanjiri pasar. Menyebabkan harga merosot drastis. Di pasar Pagesangan, Surabaya, terdapat telur pecah seharga Rp 18 ribu per-kilogram. Cukup laris. Sedangkan harga telur di pasar, normalnya Rp 23 ribu per-kilogram. Jauh di bawah HAP (Harga Acuan Pemerintah), sebesar Rp 30 ribu di tingkat konsumen (pasar). HAP telur ditetapkan oleh Bapanas, tahun 2024. Selama 2 tahun tidak naik. Sehingga harga telur semakin jauh dari ke-ekonomi-an usaha ternak.

Berita Terkait :  Hukum Mati Hakim Suap

Pemerintah perlu memiliki perlindungan sistemik, sekaligus pengawasan persaingan usaha peternakan ayam. Terutama merealisasi jagung SPHP. Serta persaingan tidak sehat antara peternak mandiri (skala rumah tangga) dengan industri poultry. Terdapat 170 ribu peternak mandiri, dengan kapasitas total produksi sebanyak 6 juta ekor, perlu dilindungi.

——— 000 ———

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!