32 C
Sidoarjo
Monday, May 25, 2026
spot_img

Mangrove Benteng Alami Penahan Abrasi dan Harapan Baru Pesisir Surabaya

Surabaya, Bhirawa

Di ujung timur Kota Pahlawan, tepatnya di kawasan Kebun Raya Mangrove, Kelurahan Gunung Anyar Tambak, tampak ratusan pohon bakau menjulur memanjang sepanjang garis pantai, Senin (25/5/2026).

Kehadiran pepohonan ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan sebuah benteng alami sekaligus simbol perlawanan nyata terhadap ancaman abrasi dan banjir rob yang kian menggerus wilayah pesisir Surabaya, Jawa Timur.

Di tengah tanah berlumpur yang basah tersapu air pasang, personel TNI, unsur pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat bahu-membahu menanam mangrove sebagai wujud kepedulian dan harapan bagi kelestarian lingkungan pesisir.

Mengusung tema “TNI AD Peduli Lingkungan, Mangrove Tumbuh Negeri Tangguh”, kegiatan ini membawa pesan kuat bagi seluruh lapisan masyarakat: menjaga alam bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dilakukan bersama.

Secara ekologis, akar mangrove yang rapat dan kokoh berfungsi menahan hempasan gelombang laut, mengikat tanah di pinggir pantai, serta memperlambat laju abrasi yang selama ini menjadi ancaman utama. Lebih dari itu, hutan bakau juga berperan penting sebagai habitat berbagai jenis biota laut serta penyeimbang ekosistem alam.

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, menegaskan bahwa kegiatan penanaman ini merupakan bukti nyata perhatian jajarannya terhadap pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Menurutnya, menjaga kelestarian kawasan pesisir sama artinya dengan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat yang sebagian besar bergantung pada potensi laut dan lingkungan sekitar.

Berita Terkait :  Pemkot Surabaya Gelar FGD Bahas Dinamika Regulasi Dorong Kolaborasi Pengusaha dan Pemerintah

“Penanaman pohon mangrove ini adalah wujud kepedulian Korem 084/Bhaskara Jaya terhadap upaya pelestarian lingkungan, terutama di Kota Surabaya dan wilayah sekitarnya,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Lebih jauh, Danrem berharap langkah ini mampu membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat untuk semakin peduli terhadap alam. Ia menambahkan, kawasan pesisir yang hijau, sehat, dan terjaga tidak hanya memberikan manfaat ekologis semata, namun juga membuka peluang peningkatan ekonomi warga setempat.

“Selain manfaat lingkungan, kawasan yang asri ini nantinya juga bisa membuka peluang ekonomi bagi warga, baik melalui sektor pariwisata maupun potensi perikanan,” tambahnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Brigjen TNI Kohir beserta para undangan meninjau langsung lokasi penanaman dengan menaiki perahu motor guna melihat kondisi kawasan pesisir secara menyeluruh. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya didampingi Dandim 0830/Surabaya Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Agenda tersebut merupakan bagian dari Puncak Penanaman Mangrove Serentak jajaran TNI AD, yang pelaksanaannya terhubung secara langsung melalui konferensi video dengan Waaster Kasad Brigjen TNI Boemi Aryo Bimo. [iin.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!