29 C
Sidoarjo
Thursday, September 17, 2026
spot_img

Komitmen Kemanusiaan di Usia 81, PMI Tekankan Layanan Higienis dan Profesional

Sidoarjo, Bhirawa. – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sidoarjo memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 dengan merefleksikan kembali khitah perjuangan kemanusiaan. Mengusung semangat pengabdian tanpa batas, PMI Sidoarjo berkomitmen penuh untuk terus memegang teguh amanah menjadi lembaga yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Peringatan HUT ke-81 yang digelar secara khidmat dan sederhana tersebut berlangsung di Kantor Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sidoarjo, Jalan Jati No. 1, Sidoarjo, pada Kamis (17/9) kemarin.

Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua PMI Sidoarjo, Andjar Surjadianto, jajaran pengurus dan pegawai PMI Sidoarjo , perwakilan pendonor darah, serta mitra strategis seperti Laznas Nurul Hayat Sidoarjo dan Polrestabes Sidoarjo. Kegiatan ini juga diramaikan oleh kehadiran masyarakat Sidoarjo yang sedang melakukan donor darah berkala.

Dalam sambutannya, Ketua PMI Sidoarjo Andjar Surjadianto mengajak seluruh jajaran untuk bersyukur sekaligus merefleksikan transformasi peran PMI dari masa ke masa. Jika pada zaman kemerdekaan PMI bertaruh nyawa merawat korban perang melawan penjajah, tantangan hari ini telah bergeser pada pemenuhan kebutuhan kemanusiaan modern, seperti penanggulangan bencana alam dan jaminan ketersediaan darah di rumah sakit. “Kemanusiaan harus selalu dipegang utama dan dijalankan. Kami memohon doa restu kepada seluruh masyarakat agar amanah dalam menjalankan tugas ini bisa terus memberikan manfaat yang luas,” ujar Andjar.

Secara khusus, Andjar memberikan atensi besar pada kualitas layanan donor darah. Mengingat darah adalah zat yang sangat sensitif bagi kesehatan organ tubuh manusia, ia menginstruksikan agar seluruh proses pengelolaan darah wajib dilakukan secara higienis dan profesional.

Berita Terkait :  Kapolres Bojonegoro Beri Penghargaan Dua Siswi Juara Pencak Silat Kapolri Cup

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendonor darah yang menjadi pahlawan kemanusiaan sesungguhnya. “Terima kasih banyak kepada para pendonor. PMI pada hakikatnya bertindak sebagai jembatan yang memberikan pelayanan pengambilan darah untuk disalurkan kepada mereka yang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Manfaat kesehatan dari aksi kemanusiaan ini dirasakan langsung oleh Kiki Yuli, seorang pendonor pemula asal Perumahan Tenggulunan Mega Asri, Candi. Meski baru mencatatkan 5 kali donor, ia mengaku rutin mendonorkan darahnya setiap 3 bulan sekali demi menjaga kesehatan tubuh, bahkan tetap menyempatkan diri saat sedang berada di luar kota seperti Surabaya dan Bandung.

Sinergi positif juga datang dari mitra kerja. Manajer Nurul Hayat Sidoarjo, Anam Bisri, menyampaikan ucapan selamat dan menaruh harapan besar agar PMI Sidoarjo terus meningkatkan kualitas layanannya. Menurutnya, keberadaan PMI sangat krusial dalam menyambung nyawa sesama.

“Tanpa PMI, orang yang membutuhkan darah tidak akan bisa terlayani dengan baik. Semoga kebersamaan antara Nurul Hayat dan PMI Sidoarjo terus terjalin erat demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkas Anam.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!