Gresik, Bhirawa – Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) tahun 2026 menjadi momen istimewa sekaligus bersejarah, karena menandai perjalanan wadah pengembangan budaya inovasi ini yang telah berlangsung selama 40 tahun. Sejak digagas, KIPG telah melahirkan berbagai terobosan nyata yang berperan penting dalam memperkuat daya saing serta menjamin keberlanjutan operasional perusahaan.
Selama empat dekade pelaksanaannya, KIPG menjadi motor penggerak lahirnya beragam inovasi. Kontribusinya terasa nyata dalam meningkatkan efisiensi kerja, produktivitas, keandalan operasional, serta mendukung peran strategis Petrokimia Gresik dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Khusus pada KIPG 2026, sejumlah inovasi yang dikembangkan insan perusahaan berhasil memberikan manfaat keuangan langsung sebesar Rp68 miliar, serta menciptakan nilai tambah mencapai Rp154 miliar.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyatakan bahwa keberlangsungan KIPG selama 40 tahun ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kokoh dan berkelanjutan.
“Petrokimia Gresik dapat tumbuh dan berkembang secara positif berkat dukungan seluruh elemen perusahaan. Tingginya keterlibatan karyawan dalam kegiatan inovasi menjadi bukti bahwa semangat berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi maksimal telah menjadi bagian dari budaya kerja di sini,” ujarnya.
Semangat itu terlihat dari peningkatan partisipasi karyawan yang terus naik setiap tahunnya. Pada 2024, keterlibatan mencapai 95 persen, kemudian meningkat menjadi 97 persen di 2025, dan pada KIPG 2026 tercatat mencapai 98 persen. Partisipasi ini meliputi pejabat dari jenjang Band I hingga Band II, yang menunjukkan dukungan terhadap inovasi datang dari seluruh lapisan organisasi.
“Capaian ini membuktikan bahwa inovasi tidak hanya melahirkan ide semata, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur dan bermanfaat bagi perusahaan,” tambahnya.
Empat puluh tahun perjalanan KIPG mengajarkan bahwa kemajuan perusahaan tidak terjadi secara kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian berubah, kemauan memperbaiki diri, serta komitmen untuk terus menciptakan nilai.
Daconi juga menegaskan bahwa inovasi harus berjalan seiring dengan keunggulan operasional. Dengan fondasi inovasi yang semakin kuat serta dukungan penuh dari seluruh karyawan, diharapkan perusahaan mampu terus melahirkan terobosan baru yang memberikan manfaat jangka panjang, sekaligus memperkuat posisinya dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa depan. [kim.kt]


