Surabaya, Bhirawa
Kejuaraan Nasional Tarung Derajat Pelajar Piala Bambang Haryo Soekartono (BHS) Cup III Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim M Hadi Wawan Guntoro. Selain kompetisi ajang ini juga sebagai pembinaan mental, karakter, dan pencarian bibit atlet berprestasi.
Pembukaan kejurnas khusus pelajar ini dihadiri oleh Ketua Kodrat Jatim Bambang Haryo, Kadispora Jatim M Hadi Wawan Guntoro, Ketua KONI Jatim M Nabil dan pendiri tarung derajat Achmad Drajat.

93 atlet pelajar dari 13 provinsi di Indonesia bertanding di Kejurnas Tarung Derajat Pelajar BHS Cup III 2026 di GOR CLS Surabaya.
Saat memberikan sambutan, M Hadi Wawan mengatakan, kejuaraan ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung perebutan gelar, melainkan juga wadah pembentukan disiplin serta penguat persaudaraan antardaerah.
Kejuaraan nasional ini menjadi ruang krusial bagi para atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, dan mengasah mental bertanding. “Dalam olahraga, kita belajar bahwa menjadi juara bukan hanya tentang siapa yang paling kuat, melainkan siapa yang paling disiplin, paling sportif, paling mampu mengendalikan diri, dan paling siap menghadapi setiap tantangan,” ujar Hadi saat membuka ajang tersebut di GOR CLS Surabaya, Sabtu (28/8).
Ia berharap, lewat ajang bergengsi ini lahir atlet-atlet tarung derajat potensial yang tidak hanya membanggakan daerah asalnya, tetapi juga mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di kancah yang lebih tinggi.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang bertanding. Menurut Hadi, kehadiran para atlet di gelanggang merupakan buah dari proses latihan panjang yang penuh pengorbanan, kerja keras, dan kedisiplinan.
“Kalian adalah generasi yang akan menentukan wajah olahraga Indonesia di masa depan. Karena itu, jangan hanya berlatih untuk menjadi atlet yang kuat secara fisik, tetapi jadilah atlet yang kuat mental dan karakternya, disiplin, sportif, serta mampu menghormati lawan,” tutur Hadi.
Lebih lanjut, Hadi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus mendukung pengembangan sarana dan prasarana olahraga serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengukir prestasi.
“Kami ingin Jawa Timur tidak hanya dikenal karena banyaknya atlet berprestasi, tetapi juga karena memiliki generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan pantang menyerah,” katanya. wwn



