Gresik, Bhirawa – Pemerintah Kabupaten Gresik mulai menyiapkan pelebaran jalan di kawasan bawah rencana pembangunan flyover Cerme. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Gresik, sebagai upaya meningkatkan kapasitas jalan sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas sebelum pembangunan flyover direalisasikan.
Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulis Irbansyah, menyampaikan bahwa pembangunan flyover Cerme direncanakan mulai dikerjakan tahun depan dan telah masuk dalam rancangan Dana Insentif Daerah (DID). DPRD mendukung langkah Pemkab Gresik untuk melakukan pelebaran jalan terlebih dahulu sembari menunggu proses pembangunan flyover.
“Diharapkan tahun depan sudah bisa dilakukan pembangunan flyover-nya. Skemanya mungkin nanti pemerintah daerah dan pemerintah pusat akan berkolaborasi untuk pelaksanaan pembangunan flyover yang ada di Cerme,” ujarnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik, Eddy Pancoro, menjelaskan bahwa pelebaran jalan di lokasi rencana flyover menjadi salah satu persiapan yang tengah dilakukan pemerintah daerah. Saat ini DPUTR masih menyusun perencanaan sekaligus melengkapi sejumlah kajian yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut.
“Tahun ini masih tahapan perencanaan dan melengkapi kajian-kajian yang lain,” kata Eddy.
Pelebaran jalan di kawasan Cerme direncanakan dilakukan dalam dua tahap. Pemkab Gresik menginginkan pelebaran dapat dilaksanakan terlebih dahulu, sehingga peningkatan kapasitas jalan tidak harus menunggu pembangunan flyover.
“Kalau untuk pelebaran yang jalan Cerme di flyover, itu bawahnya diperlebar dulu dua tahap. Maunya begitu,” imbuhnya.
Rencana pelebaran jalan tersebut tidak berarti pembangunan flyover langsung dimulai tahun ini. Pembangunan flyover Cerme masih berada dalam tahap perencanaan dan membutuhkan sejumlah kajian, termasuk terkait kebutuhan lahan. Inventarisasi bidang tanah menjadi bagian penting, karena pelebaran jalan membutuhkan ruang tambahan di sisi ruas jalan yang ada saat ini. Pemkab juga berupaya memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk merealisasikan pelebaran jalan.
“Sambil menunggu anggaran dari pusat, Pemkab tetap akan melakukan pelebaran dulu. Sebab kita minta dilebarkan, kemudian menyusul pembangunan flyover-nya,” ucapnya.
Eddy Pancoro menambahkan bahwa pelebaran jalan diharapkan menjadi langkah awal dalam penataan akses lalu lintas sebelum pembangunan flyover terealisasi. Selain menambah kapasitas ruas jalan, pelebaran juga diproyeksikan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan Cerme yang terus berkembang. [kim.kt]



