28.3 C
Sidoarjo
Monday, July 6, 2026
spot_img

Disnakertrans Jatim Tingkatkan Kompetensi Instruktur Operator Forklift


Pemprov, Bhirawa – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur membuka Upgrading Instruktur Pelatihan Operator Forklift di halaman Kantor Disnakertrans Jatim, Surabaya, Senin (6/7). Kegiatan diikuti 11 instruktur teknik otomotif yang berasal dari UPT Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Disnakertrans Jatim.

Acara diawali pemasangan helm dan rompi safety secara simbolis oleh Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto dengan didampingi Sekretaris Agus Gunawan, Kabid, jajaran pegawai Disnakertrans Jatim dan pengurus Himpunan Instruktur Latihan Kerja (HILK) dan Koordinator Instruktur (KKI) dalam apel pagi. Agenda ini bertujuan meningkatkan kompetensi teknis instruktur agar pelatihan vokasi semakin selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Kepala Disnakertrans Jatim, Sigit Priyanto, mengatakan perkembangan industri menuntut tenaga kerja kompeten yang memiliki budaya keselamatan kerja tinggi. Menurutnya, operator forklift menjadi kebutuhan krusial di sektor manufaktur, logistik, pergudangan, pelabuhan, hingga kawasan industri. Peningkatan kualitas instruktur menjadi langkah strategis mencetak SDM berdaya saing.

“Instruktur adalah ujung tombak mencetak SDM kompeten, produktif, dan disiplin. Melalui upgrading ini, instruktur diharapkan mampu memperbarui pengetahuan, meningkatkan keterampilan teknis, memahami teknologi alat angkat-angkut, serta menguasai metode pembelajaran efektif sesuai kebutuhan industri,” ujar Sigit.

Ia menegaskan, Pemprov Jatim berkomitmen meningkatkan kualitas pelatihan vokasi agar sejalan dengan pasar kerja. Upaya ini diharapkan menghasilkan SDM unggul mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Sigit juga mengajak peserta aktif berdiskusi dan menerapkan ilmu di BLK masing-masing, serta mendorong inovasi teknologi digitalisasi dan penguatan kemitraan DUDI.

Berita Terkait :  Miliki Peranan Penting Tingkatkan Mutu, Dindik Matangkan Kompetensi Manajerial Guru Penggerak

Di tempat yang sama, peserta Upgrading Instruktur Pelatihan Operator Forklift asal BLK Surabaya, Tsalasatul Maulidyah menyambut baik langkah ini. Ia menjelaskan para instruktur berinisiatif menggelar pelatihan demi menjawab pergeseran kebutuhan pasar kerja yang mengarah pada sektor logistik dan alat berat.

“Jawa Timur merupakan hub logistik nasional. Pengiriman barang dari luar pulau maupun sebaliknya tersebut, membutuhkan keahlian forklift. Selama ini, pelatihan teknik otomotif di BLK didominasi kelas sepeda motor dan mobil. Melihat tingginya kebutuhan industri akan operator forklift, kami mengambil inisiatif upgrading ini, agar bisa memberikan pembelajaran pada pencari kerja yang mengikuti pelatihan di BLK,” ungkapnya.

Dalam program ini, peserta dibekali lima unit kompetensi utama diantaranya seperti penerapan K3, persiapan sebelum pengoperasian, teknik mengendalikan beban, operasional forklift, hingga penyusunan laporan operasi.

“Untuk memastikan kualitas pengajaran, di akhir pelatihan kami akan mengikuti proses verifikasi dan sertifikasi langsung dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Dengan begitu, kompetensi kami sebagai instruktur benar-benar terakreditasi resmi,” pungkas Maulidya.

Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan permohonan fasilitasi dari HILK Jatim. Melalui agenda ini, Disnakertrans Jatim berharap kualitas pelatihan operator forklift meningkat guna menghasilkan tenaga kerja profesional yang mengutamakan keselamatan kerja. [rac.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!