Stok Pangan Jatim Tetap Aman
Pemprov, Bhirawa – Harga beras premium terpantau masih melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) di sejumlah wilayah Jawa Timur. Namun, kondisi tersebut tidak diikuti persoalan pasokan karena ketersediaan beras di Jatim masih dinyatakan aman.
Hasil pemantauan Satgas Jatim hingga 15 September menunjukkan adanya sejumlah daerah dengan harga beras premium berada di atas HET. Wilayah tersebut meliputi Surabaya, Sidoarjo, Nganjuk, Kota Malang, Kota Batu, Lumajang, Tulungagung, Jember, dan Sumenep.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Jatim Heru Suseno mengatakan, pergerakan harga yang meningkat terutama terjadi pada beras kualitas premium. Sementara untuk beras medium, harganya masih dalam kondisi relatif aman.
“Kalau mediumnya tidak berpengaruh, itu aman. Yang premium memang ada kenaikan di beberapa wilayah,” ujar Heru, saat ditemui Rabu pagi (16/9).
Menurut Heru, kondisi harga tersebut tidak berlangsung seragam di seluruh wilayah Jawa Timur. Karena itu, kenaikan harga premium belum dapat diartikan sebagai tanda terganggunya ketersediaan beras.
Pemerintah saat ini masih mengkaji sejumlah faktor yang berkaitan dengan pergerakan harga beras premium. Salah satunya adalah harga gabah yang rata-rata telah mencapai sekitar Rp7.200 per kilogram pada tingkat pembelian.
“Gabah Jawa Timur sekarang rata-rata sudah Rp7.200. Itu harga beli,” kata Heru.
Pemantauan terhadap harga dan mutu beras juga terus dilakukan melalui Satgas yang melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Jawa Timur. Pengawasan tersebut diketuai Ditreskrimsus Polda Jatim bersama sejumlah instansi terkait.
Dari aspek produksi, kondisi pertanian padi di Jatim masih berjalan. Heru menyebut kegiatan panen tetap berlangsung di sejumlah daerah.
Ketersediaan air juga didukung penggunaan pompa sehingga petani, termasuk di Lamongan, masih dapat melakukan penanaman padi pada musim kemarau.
“Produksi aman. Tidak ada masalah kalau produksi,” tegasnya.
Selain mengandalkan produksi yang berjalan, pemerintah masih mempunyai cadangan beras yang berasal dari pemerintah pusat dan daerah. Cadangan tersebut belum perlu dikeluarkan karena kondisi pasokan masih dinilai mencukupi.
Heru menegaskan, situasi yang terjadi saat ini bukan persoalan kelangkaan beras. Kenaikan harga hanya tercatat pada beras premium di sejumlah wilayah, sedangkan ketersediaan beras Jatim secara umum tetap aman. [rac.gat]



Berikut cara refund tiket pesawat Transnusa anda bisa hubungi ☎️08218154421 atau via WhatsApp+62 8218154424 anda akan langsung terhubung dengan costumer service di bandara
Berikut cara refund tiket pesawat Transnusa anda bisa hubungi 08218154421 atau via WhatsApp+62 8218154424 anda akan langsung terhubung dengan costumer service di bandara