30 C
Sidoarjo
Thursday, April 16, 2026
spot_img

Bupati Pasuruan Jamin Transparansi Rekrutmen di Mini Job Fair

Pemkab Pasuruan, Bhirawa
Di bawah langit Pasuruan yang mulai menyengat, ribuan pasang mata menatap penuh harap ke arah deretan papan informasi di UPT LKD Kabupaten Pasuruan, Rabu (15/4). Di sana, sebuah narasi tentang perjuangan hidup sedang ditulis oleh ribuan pencari kerja (pencaker) yang menggantungkan nasib pada lembaran ijazah dan ketangkasan diri.

Di tengah kerumunan itu, Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo hadir bukan sekadar meninjau tenda-tenda perusahaan. Orang nomer satu di Kabupaten Pasuruan ini datang membawa pesan penting tentang sebuah sistem yang bersih dan janji akan keadilan dalam mencari sesuap nasi. Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi ini berdiri di tengah antrean, menegaskan jabatan yang diembannya bertugas menjamin agar keringat rakyatnya tidak sia-sia karena praktik titip-menitip.

Baginya, One Day Recruitment dalam Mini Job Fair 2026 ini adalah ajang pembuktian integritas. “Pemda tidak sampai masuk ke ranah teknis seleksi. Kami pastikan seluruh rekrutmen berjalan fair dan adil,” tegas Mas Rusdi dengan nada bicara yang mantap.

Ia menekankan bahwa keberpihakan pemerintah tetap ada, yakni memprioritaskan putra daerah agar menjadi tuan rumah di tanah sendiri. Namun, kualitas tetap menjadi panglima. “Kita serahkan ke perusahaan, mana yang betul-betul kualifikasinya masuk. Harapan saya tentu satu yaitu semakin banyak warga Kabupaten Pasuruan yang diterima, semakin cepat angka pengangguran kita luruh,” jelas Mas Rusdi.

Berita Terkait :  Rayakan HUT Ke-74 Korps Sabhara, Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis

Bagi Mas Rusdi, kerumunan ribuan pencaker ini adalah pengingat bahwa tugasnya belum usai. Ia melihat keramaian ini sebagai energi positif untuk terus menarik investasi masuk ke Kabupaten Pasuruan. “Ketika sektor industri bersinergi dengan pemerintah dan sektor informal ikut tumbuh, di situlah kesejahteraan akan muncul. Setiap satu warga yang diterima bekerja, berarti satu beban kemiskinan berkurang di Kabupaten Pasuruan ini,” kata Mas Rusdi.

Di sisi lain, perjuangan itu nyata terlihat pada sosok Hanif (25). Warga Desa Watestani, Kecamatan Nguling ini adalah representasi dari ribuan pemuda yang rela datang sejak pagi. Bagi Hanif, mendaftar ke PT Mayora Tbk bukan sekadar melamar pekerjaan, melainkan upaya mengubah taraf hidup keluarganya. “Saya sudah daftar lewat online, sekarang datang untuk memastikan. Mudah-mudahan memenuhi syarat, karena lowongannya sedang banyak,” ujar Hanif sambil merapikan berkasnya.

Hanif tidak sendirian. Ia bersaing dengan ribuan orang lainnya untuk memperebutkan 517 posisi yang disediakan oleh 11 perusahaan besar, seperti PT Satoria Grup hingga PT JAI. Uniknya, komposisi lowongan kali ini memberikan ruang besar bagi kaum perempuan dengan jatah 331 posisi, sementara laki-laki mendapatkan 186 posisi.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Rakhmat Syarifudin menambahkan antusiasme ini telah diantisipasi dengan sistem digital Hellowork Pasuruan. Langkah itu diambil agar tidak terjadi penumpukan massa yang tak terukur dan proses seleksi lebih transparan. “Besok adalah puncaknya, one day recruitment selama dua hari berturut-turut. Ini adalah langkah cepat agar pencaker tidak menunggu tanpa kepastian,” papar Rakhmat Syarifudin.[hil.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!