Kabupaten Madiun, Bhirawa
Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, SH MAk menyampaikan bahwa Madrasah Diniyah merupakan garda terdepan dalam pembentukan karakter dan pendidikan keagamaan anak. Oleh karena itu, penyaluran bantuan BPPDGS (Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta) dan Bosda Madin (Bantuan Operasional Sekolah Daerah Madrasah Diniyah) merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kualitas pendidikan serta investasi bagi masa depan generasi penerus bangsa.
“Amanah dan kepercayaan besar yang diberikan oleh pemerintah harus kita pertanggungjawabkan dengan pengelolaan yang menekankan prinsip tertib, akuntabel, transparan, dan berdaya guna,” tegas Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto saat menghadiri. penyaluran bantuan BPPDGS dan Bosda Madin di Pendopo Ronggo Djoemeno, Rabu (17/6).
Dikatakan oleh Bupati, Pemkab Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan melalui penguatan tata kelola bantuan operasional. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan dukungan dana dari APBD Provinsi Jawa Timur dan APBD Kabupaten Madiun agar tepat sasaran, efektif, dan efisien yang dilaksanakan.
Bupati menyoroti perlunya perbaikan berdasarkan evaluasi pelaksanaan sebelumnya. Beliau mengungkapkan masih ditemukannya kendala seperti ketidaktepatan penggunaan dana, keterlambatan pelaporan, dan ketidaksesuaian administrasi. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat penyaluran bantuan serta menimbulkan konsekuensi hukum bagi para pengelola.
Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, pengelola Madrasah Diniyah diharapkan memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan kemampuan teknis dalam mengelola bantuan hibah secara benar sesuai regulasi.
“Saya mengajak seluruh pengelola untuk menyosialisasikan aturan yang berlaku kepada pengurus, guru, dan wali santri. Tujuannya agar tercipta pengawasan bersama dan pengelolaan yang semakin baik. Mari kita jaga amanah ini sebaik-baiknya sebagai wujud pengabdian kita untuk agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Agus Sucipto, SPd MPd. menyampaikan banyak ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas anggaran dana bantuan hibah.
“Secara pribadi kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah mengalokasikan anggaran sejumlah Rp 1.972.380 miliar ditambah lagi dengan Peraturan Bupati yang tahun ini Insya’ Allah kami nanti akan lebih awal mencairkan dana-dana bantuan hibah ini,”ungkapnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Kabupaten Madiun, Asisten Pemerintahan, Inspektur, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, para camat, serta pengelola Madrasah Diniyah, MI Swasta, SMP Swasta, dan SDLB di wilayah Kabupaten Madiun. [dar.wwn]


