Lamongan, Bhirawa – Perum BULOG Cabang Bojonegoro menyiapkan 200 ton beras premium untuk memperkuat pasokan pasar dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerjanya, termasuk Kabupaten Lamongan.
Langkah tersebut dilakukan di tengah dinamika pasokan dan harga beras premium di pasaran. BULOG memastikan stok yang disiapkan akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan penjualan dengan menyesuaikan kebutuhan dan perkembangan pasar.
Pimpinan Cabang BULOG Bojonegoro, Umar Said, mengatakan penyediaan 200 ton beras premium merupakan bentuk komitmen BULOG dalam menjaga ketersediaan beras sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap komoditas tersebut.
“Harga bahan baku gabah saat ini cukup tinggi. Karena itu, keseimbangan antara pasokan bahan baku, harga jual, dan kebutuhan masyarakat perlu kita jaga. Namun yang pasti, BULOG hadir untuk memastikan kebutuhan pasar tetap dapat dipenuhi,” ujar Umar, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, BULOG tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kondisi pasar. Namun, juga mengambil langkah konkret ketika terdapat kebutuhan yang harus segera dipenuhi.
“Kami tidak ingin hanya melihat kondisi pasar dari jauh. Kami akan terus turun dan memantau kebutuhan di lapangan. Kalau memang ada kebutuhan pasar yang harus segera dipenuhi, BULOG akan mengambil langkah sesuai kewenangan dan kebijakan yang berlaku,” katanya.
Umar menegaskan, sebanyak 200 ton beras premium tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan penjualan. Penyaluran akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pasar.
“Kami hadir. Kami siapkan 200 ton beras premium untuk mengisi pasar. Selanjutnya kami akan terus pantau kebutuhan masyarakat dan memastikan pasokan tetap berjalan,” tegasnya.
Selain menyiapkan tambahan pasokan, BULOG Bojonegoro juga terus memantau stok, harga, serta distribusi beras di wilayah kerjanya yang meliputi Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan.
Pemantauan dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah, Satgas Pangan, jaringan ritel, pelaku usaha pangan, serta pemangku kepentingan terkait.
BULOG memastikan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan sekaligus merespons kebutuhan masyarakat terhadap beras premium.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. BULOG akan terus hadir menjaga ketersediaan dan memastikan beras dapat diakses masyarakat,” pungkas Umar. [yit.kt]


