29 C
Sidoarjo
Tuesday, May 5, 2026
spot_img

Buka Giling 2026, Wali Kota Kediri Soroti Peran PG Pesantren Baru bagi Ekonomi

Pemkot Kediri, Bhirawa
Wali Kota Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Selametan Buka Giling Pabrik Gula Pesantren Baru Tahun 2026, Selasa (5/5). Momentum ini menandai dimulainya proses produksi sekaligus mencerminkan keberlanjutan tradisi, kerja keras petani tebu, serta pergerakan ekonomi daerah.

Buka giling memiliki arti penting bagi pabrik, petani tebu, dan masyarakat. Dimulainya musim giling menggerakkan kembali rantai industri gula, mulai dari sektor pertanian, pengolahan, hingga distribusi dan perdagangan. Kondisi ini turut mendorong peningkatan pendapatan petani, membuka lapangan kerja, serta memperkuat ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri mengapresiasi PG Pesantren Baru yang kini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional dalam mendukung swasembada gula serta pengembangan energi melalui bioetanol.

Ia menilai keberadaan pabrik tersebut memberikan dampak ekonomi signifikan dengan menyerap dan menggerakkan puluhan ribu tenaga kerja, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Ini menunjukkan bahwa industri gula dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi rakyat,” ujarnya.

Vinanda juga mengapresiasi upaya perusahaan dalam memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui berbagai program Kementerian Pertanian, seperti bongkar ratoon dan perluasan areal. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus menjaga keberlanjutan industri dan kesejahteraan petani.

Ia berharap PG Pesantren Baru terus melakukan inovasi, baik dalam proses produksi maupun pengelolaan kemitraan dengan petani. Kolaborasi yang kuat dan saling menguntungkan dinilai menjadi kunci keberhasilan industri gula ke depan. Pemerintah Kota Kediri juga mengapresiasi sinergi yang telah terjalin, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Berita Terkait :  Senin Ini, Komisi B akan Gelar Hearing Polemik Proyek Incinerator

Namun demikian, Vinanda menekankan pentingnya komitmen terhadap aspek lingkungan. Ia menyebut masih terdapat masukan dari masyarakat terkait dampak limbah cair maupun polusi udara. “Untuk itu, kami meminta agar pengelolaan limbah terus ditingkatkan, termasuk melalui modernisasi teknologi yang lebih ramah lingkungan, sehingga masyarakat sekitar dapat merasakan kenyamanan,” tegasnya.

Wali Kota Kediri berharap musim giling 2026 berjalan lancar, aman, dan kondusif, dengan peningkatan produksi, kualitas gula yang lebih baik, serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.[van.nov.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!