27.2 C
Sidoarjo
Sunday, June 21, 2026
spot_img

BPBD Tulungagung Siapkan Tenda untuk Pengganti Sementara Ruang Kelas Ambruk di SDN

Pemkab Tulungagung, Bhirawa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung sudah menyiapkan tenda besar untuk digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar sementara di SDN Babadan 1 yang dua ruang kelasnya saat ini mengalami kerusakan dan salah satu di antaranya sampai atapnya ambruk. Rencananya, pendirian tenda di sekolah tersebut akan dilakukan pada tahun ajaran baru mendatang sebelum dua ruang kelas itu direnovasi.

Kepala BPBD Kabupaten Tulungagung, Sudarmaji, Selasa (2/6), mengatakan tinggal menunggu permintaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung untuk menempatkan tenda tersebut. “Kemungkinan untuk pendirian tenda di SDN Babadan 1 saat tahun ajaran baru mendatang,” ujarnya.

Ia menyebut alasan pendirian tenda baru saat tahun ajaran baru, karena saat ini siswa SD Babadan 1 sudah akan memasuki liburan panjang semester genap. “Jadi baru sekitaran bulan Juli tenda didirikan di SDN Babadan 1,” terangnya.

Menurut Sudarmaji, saat ini BPBD Kabupaten Tulungagung mempunyai persediaan tenda yang cukup. Dari yang berukuran kecil sampai besar. Rencananya, nanti tenda yang akan dipakai di SDN Babadan 1 adalah tenda berukuran 6 meter kali 12 meter. “Tinggal nanti butuhnya berapa tenda. Satu atau dua tenda akan kami cukupi,” tuturnya.

Sudarmaji yang mantan Sekwan Tulungagung ini selanjutnya menyatakan dengan persediaan tenda yang cukup, BPBD Kabupaten Tulungagung diperkirakan tidak khawatir akan kekurangan tenda jika sewaktu-waktu ada kejadian yang membutuhkan tenda mendadak. “Kami punya 100 -an tenda. Yang dibutuhkan SDN Babadan 1 kemungkinan paling banyak dua tenda,” katanya.

Berita Terkait :  Kota Mojokerto Meraih Penghargaan MCP 2024 Terbaik se Jatim

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tulungagung mempriortaskan pembangunan ruang kelas yang ambruk dan rusak di SDN Babadan 1 Kecamatan Karangrejo. Pembangunan kembali ruang kelas itu akan dilakukan pada tahun 2026 ini. “Target tahun 2026 sudah terbangun. Hal semacam ini harus disegerakan. Kan dibutuhkan,” ujar Pj Sekda Tulungagung, Tri Hariadi.

Ia menyebut sudah mendapat laporan terkait ambruknya satu kelas di SDN Babadan 1 yang kemudian berimbas pada rusaknya satu ruang kelas lainnya. “Sudah langsung dibahas oleh Tim TAPD,” terangnya. Menurut Pj Sekda Tri Hariadi, Pemkab Tulungagung akan melakukan pembangunan kembali ruang kelas yang ambruk dan rusak melalui mekanisme yang ada. Termasuk dalam penyiapan dananya. “Soal berapa dana yang dibutuhkan belum bisa dipastikan.masih dilakukan perhitungan,” paparnya.

Ruang kelas 6 di SDN Babadan 1 ambruk pada Selasa (26/5) lalu sekitar pukul 01.00 WIB. Ambruknya ruang kelas ini juga mengakibatkan satu ruang kelas lainnya, yakni ruang kelas 5 yang keadaanya sudah rusak menjadi rawan ambruk.[wed.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!